BEI Palembang Sebut Sekarang Saat yang Tepat Memulai Kembali Investasi di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 atau Virus Coroma juga membuat bursa efek sempat anjlok diawal merebaknya wabah ini.

SRIPOKU.COM/Jati Purwanti
Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia Palembang, Hari Mulyono. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kepala Kantor Perwakilan BEI Palembang, Hari Mulyono, mengatakan pandemi Covid-19 atau Virus Coroma juga membuat bursa efek sempat anjlok diawal merebaknya wabah ini.

Namun, kini kondisinya berangsur pulih, apalagi sejak rencana new normal akan diterapkan.

Dia mengatakan, sekarang merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi karena Juni sebentar lagi berakhir dan hasil perhitungan kuartal pertama akan segara diketahui sehingga bisa dipastikan saham perseroan mana saja yang bisa dipilih untuk berinvestasi.

Waktu Sholat Maghrib di Palembang Hari Ini Jumat 5 Juni 2020, Bacaan Niat Sholat Maghrib & Tata Cara

"Tidak semua perusahaan anjlok karena pandemi ini, ada beberapa perusahaan yang justru happy dan sahamnya meroket karena pandemi ini sehingga bisa menjadi referensi untuk investasi," ujar Hari, Jumat (5/6/2020).

Hari mengatakan, perusahaan yang happy saat ini dan nilai sahamnya bagus, misalnya, perusahaan telekomunikasi, perusahaan yang bergerak bidang kesehatan, dan perbankan.

Hari juga memberikan tips bagi pemula yang ingin berinvestais harus tahu dulu apa yang akan diraih karena ada dua tujuan investasi itu, yakni tujuan jangka panjang atau tujuan yang akan diraih saat ini.

Selain itu invetaasi juga harus realistis karena bermain saham maka harus siap dengan resikonya, baik resiko sistematis maupun resiko non sistematis.

Resiko sistematis, yakni resiko yang perlu dilakukan mitigasi sehingga resiko yang bakal muncul yang tidak bisa dihindarkan.

Direktorat Reskrim Narkoba Polda Sumsel Musnahkan 2.068,7 Gram Shabu dan 446 butir Ekstasi

Misalnya memprediksi harga saham satu perseroan ke depannya bagaimana apakah akan Tuesday bagus atau tidak.

Sementara itu resiko non sistematis misalnya bursa kena suspen saham juga disuspen, atau perusahaan menghentikan operasionalnya dan berhenti beroperasi di luar dugaan semula.

Dia juga mengingatkan bagi pemula yang ingin bermain saham maka yang harus dilakukan adalah pahami dulu hak dan kewajiban investor karena investasi adalah membeli kepercayaan dan masa depan.

Jadi jangan langsung semua uang untuk investasi dialokasikan langsung ke satu perusahaan saja.

Belilah saham maksimal 30 persen dari jumlah modal yang ada sehingga masih ada modal cadangan.

"Butuh waktu 12-18 bulan untuk bisa jadi treder jadi saat pemula atau pertama kali invetasi jangan berharap terlalu tinggi, tapi buatlah target realistis dengan terus berlajsr pasar modal sehingga tahu dan menguasainya," ujar Hari.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved