Seorang ASN di OKU Selatan Paksa Berhutang, Uang Gaji Satu Bulan dan THR Lebaran tak Kunjung Cair

Salah seorang ASN di OKU Selatan terpaksa berhutang untuk memenuhi kebutuhan hidup lantaran gaji dan THR belum cair.

ist
THR 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Sempat diinformasikan ditunda akan dibayarkan pasca lebaran kemarin, Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji satu bulan 5.130 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten OKU Selatan kembali tertunda.

Bahkan hingga hari ini telah melewati H+10 belum diterima.

Dampaknya, salah seroang ASN yang enggan disebutkan identitasnya lengkapnya, untuk memenuhi kebutuhan ekonomi kesehariannya karena belum menerima gaji dan THR terpaksa berhutang.

Viral Mendikbud Dicari Mahasiwa soal UKT

"Ya, karena itu kebutuan ekonomi kita sehari-hari karena uang itu uang bulanan kita, kalau untuk memenuhi kebutuhan terpaksa geser-geser dan berhutang dulu," ungkap BM, kepada Sripoku.com, Rabu (3/6/2020).

Sebelumnya pembayaran gaji dan THR, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten OKU Selatan yang umumnya diberikan H-10 di informasikan Kepala BPKAD  M Rahmatullah, SSTP, MM  mengatakan dilakukan penundaan mengingat kas daerah yang belum mencukupi dan bakal dibayarkan h+10 setelah Hari Raya, namun kembali ditunda.

"Sekarang tertunda lagi, kalau informasi kan h+10 setelah, tapi dari pusat dana DAU belum masuk," ujar Rahmat, Rabu (3/6/2020).

Sementara Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo B, Commerce diwawancara media mengatakan belum memastikan hari dan tanggal pastinya pembayaran gaji dan THR pada ASN Pemkab OKU Selatan.

Kendati demikian disampaikan Popo dipastikan akan dicairkan pada bulan Juni ini.

"Terkait dengan THR PNS tetap kita bayarkan, insy Allah bulan Juni, tapi tentu karena kondisi keuangan daerah pada saat sebelum lebaran tidak mencukupi sehingga kita ambil keputusan THR dibayarkan beberapa hari setelah hari raya idul fitri,"ujar Popo, Rabu (3/6/2020).

Edukasi Remaja Agar Paham Bahaya Corona

Dibenarkan Popo, tertundanya pembayaran THR beserta gaji yang menjadi kewajiban Pemkab OKU Selatan karena kas yang belum mencukupi. Akan tetapi dipastikannya bulan Juni akan diberikan.

"Saat sebelum lebaran kondisi kas daerah lagi belum cukup, insya allah dalam waktu beberapa hari kedepan setelah kas daerah masuk dari pusat kita akan bayarkan, dan secara aturan memang seperti itu dibolehkan," ujar Popo.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved