Saat Belanja Jangan Pakai Sarung Tangan, Ini Alasannya

Beberapa orang juga mengenakan sarung tangan ketika bepergian, termasuk saat pergi ke supermarket atau apotek.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM / Hartati
Ilustrasi - Pengunjung Grand JM tengah berbelanja untuk persiapan menyambut lebaran, Selasa (19/5/2020). 

SRIPOKU.COM - Selama pandemi belum teratasi, kita diwajibkan memakai masker saat berada di tempat umum dan mempraktikkan kebersihan, seperti mencuci tangan terutama setelah menyentuh permukaan-permukaan tertentu dan menjaga jarak.

Beberapa orang juga mengenakan sarung tangan ketika bepergian, termasuk saat pergi ke supermarket atau apotek.

Apakah memakai sarung tangan adalah langkah yang baik dan dianjurkan untuk mencegah penularan Covid-19? Jawabannya, tidak.

Ramalan Bintang Cinta Rabu 3 Juni 2020: Muncul kecenderungan Romantis di Diri Cancer Hari Ini

Jika Ingin Pandemi Covid-19 Cepat Selesai, Lakukan 6 Kebiasaan Ini: seperti Harus Pakai Masker

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Apa alasannya?

Dilansir Times of India, menggunakan masker, pelindung wajah atau hand sanitizier adalah hal yang baik untuk mencegah penularan virus dan menjaga kebersihan.

Namun, sarung tangan bukan solusi yang tepat untum mengurangi risiko infeksi. Bahkan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) tidak menganjurkan penggunaannya, kecuali di situasi tertentu seperti sebelum menyentuh gagang selang bensin, atau mengurus cucian pakaian kotor dari seseorang yang memiliki virus.

Bahkan pada situasi-situasi tersebut, sarung tangan hanya efektif jika dilepas secara tepat dan diikuti dengan praktik cuci tangan pakai sabun.

Namun, ketika berbelanja kebutuhan sehari-hari di supermarket, misalnya, penggunaan sarung tangan sebetulnya tidak begitu efektif.

Ketika kita mengenakan sarung tangan dan menyentuh permukaan yang terkontaminasi, virus akan tertransfer ke sarung tangan yang menempel pada jari-jari kita.

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Selain itu, sarung tangan juga memberikan rasa aman palsu dan membuat orang-orang merasa tidak apa terus menyentuh segala sesuatu, seperti wajah dan mulut mereka. Ini dapat menyebabkan diri kita ikut terkontaminasi.

Belum lagi jika tidak melepaskannya secara hati-hati, kuman pada sarung tangan dapat dipindahkan ke tangan kita dan bagian lain dari tubuh. Ketika melepasnya, sarung tangan tersebut harus dibuang dengan benar dan kemudian kita harus mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik.

Oleh karena itu, orang yang menggunakan dan tidak menggunakan sarung tangan memiliki risiko terinfeksi yang sama.

Mencegah penularan

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved