Mendagri Tito Karnavian Ajak Lomba Inovasi Daerah Virtual, Tema Seputar Protokol Kesehatan Covid-19

pemerintah kembali akan menggelar Lomba Inovasi Daerah dalam Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Corona Virus Disease (Covid–19).

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Refly Permana
HO / Sripoku.com / Kominfo Palembang
Sekda Kota Palembang Ratu Dewa sedang berbincang dengan warga yang meminta-minta di jalan, Senin (11/5/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Melalui wacana penerapan normal baru atau new normal, pemerintah kembali akan menggelar Lomba Inovasi Daerah dalam Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Corona Virus Disease (Covid–19).

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa, usai menggelar Video Conference dengan Mentri Dalam Negeri Tito Karnavian, Jum'at (29/5/2020).

"Lomba ini selain untuk mencari inovasi dari daerah daerah juga bertujuan untuk persiapan penerapan menuju tatanan normal baru," ungkap Ratu Dewa.

Kawanan Siamang Liar yang Menyerang 9 Warga di OKU Selatan Sedang Diburu Petugas Gabungan Polhut

Ratu Dewa mengatakan, ada tujuh sektor yang akan diperlombakan dalam Inovasi Daerah Dalam Persiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Corona Virus Disease (Covid–19).

Yakni pasar tradisional, pasar retail modern, restoran, hotel, pelayanan satu pintu (PTSP), tempat wisata, dan transportasi umum.

Perlombaan dalam bentuk video pendek dengan durasi maksimal dua menit yang menunjukkan penerapan pembatasan dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Mulai dari pemakaian masker oleh pedagang dan pembeli, pembagian masker, penerapan jaga jarak dan lainnya.

Jadi aktivitas pembatasan dengan penerapan protokol kesehatan yang benar benar dilakukan ada dalam video tersebut," tuturnya.

Untuk merangsang daerah berinovasi ini, terang Ratu Dewa, pemerintah pusat akan memberikan reward bagi provinsi, kabupaten, kota yang berhasil membuat inovasi ini.

Cara Mengikuti Layanan Medis Secara Online dari Tenaga Medis RSMH Palembang, Kini Sudah Diresmikan

Yakni dengan memberikan Dana Insentif Daerah (DID) untuk masing masing pemenang.

"Tujuannya, untuk pemulihan ekonomi, juga membantu daerah untuk bangkit lagi misalnya dari daerah yang zona merah bisa menjadi hijau, dan daerah hijau agar mempertahankan," katanya.

Hanya saja, tambahnya, sampai saat ini mengenai penerapan tatanan normal baru ini baru sebatas wacana.

Karena belum ada regulasi atau aturan maupun petunjuk teknis pelaksanaan dari pemerintah pusat.

"Karena itu kita masih menunggu dulu bagaimana juknisnya dari pusat nanti. Pada dasarnya kita bersiap menuju kearah sana.

Karena penerapan tatanan new normal ini hampir sama dengan penerapan PSBB yang sudah kita laksanakan dengan menerapkan pembatasan dan protokol kesehatan Covid-19," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved