Kecewanya Anies Baswedan Kerja Kerasnya Perangi Corona tak Dihargai Pemudik Jakarta, Ini Imbasnya

Larangan tersebut bertujuan mencegah kembali naiknya kasus positif virus corona (Covid-19) di wilayah Jakarta.

Istimewa
Anies Baswedan Pecat Oknum PNS yang memberi penghargaan Adikarya Wisata 2019 ke Diskotek Colosseum 

SRIPOKU.COM - Wabah virus corona kini masih menjadi sorota serius termasuk di DKI Jakarta.

Sayangnya masih banyak masyarakat Jakarta yang nekat untuk pulang kampung atau mudik ditenagh wabah virus corona.

Baru-baru ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau masyarakat agar tidak perlu kembali ke wilayah ibu kota setelah mudik.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan seusai mengecek titik pantau pengecekan Surat Izin Keluar Masuk Jakarta (SIKM).

Larangan tersebut bertujuan mencegah kembali naiknya kasus positif virus corona (Covid-19) di wilayah Jakarta.

Pasca Seorang Dokter Positif Corona di Empat Lawang, Keluarga & Tenaga Medis Jalani Pemeriksaan

Terakhir Seorang Kakek Berusia 72 Tahun, Total Meninggal dengan Covid-19 di Palembang Ada 16 Pasien

Bak Angin Segar, 5 Hari Berturut Kasus Covid-19 Turun, Tapi Tangan Kanan Jokowi Khawatirkan Hal Ini

Imbauan itu disampaikan setelah adanya larangan mudik yang umumnya dilakukan masyarakat sebagai tradisi lebaran.

Awalnya, ia berpesan agar masyarakat tidak perlu kembali wilayah rantauan di Jakarta.

Hal itu Anies sampaikan mengingat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) juga masih berlaku di Jakarta.

"Sekali lagi dipesankan agar seluruh masyarakat yang tidak memiliki kegiatan kedinasan di 11 sektor yang diizinkan selama PSBB tidak akan diizinkan untuk masuk wilayah Jakarta," kata Anies Baswedan, dalam tayangan Kompas TV, Selasa (26/5/2020).

Bagi warga yang ingin kembali ke Jakarta harus mengurus sejumlah dokumen dan memiliki SIKM.

Halaman
12
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved