Inilah Beberapa Metode Hilangkan Cegukan: seperti Tarik Napas dan Tahan Napas

Secara medis, cegukan dikenal sebagai Sinkron Diafragma Flutter (SDF) atau singultus. Cegukan terjadi ketika diagframa, otot yang memisahkan perut

Editor: Bejoroy
Ilustrasi - Cegukan menjadi hal yang umum terjadi pada manusia, muncul secara tiba-tiba, dan dapat menghilang dengan cepat. Meski demikian kemunculan bunyi 'hik' ini tetap membuat tidak nyaman. 

8. Minumlah segelas air hangat dengan sangat perlahan, dan tahan nafas sampai air turun dari tenggorokkan.

9. Ambil seiris tipis lemon, letakkan di lidah dan isap seolah-olah rasanya manis.

10. Bersendawa, beberapa orang mendapati bahwa jika mereka mengonsumsi minuman bersoda dan bersendawa, cegukan mereka akan hilang. Tapi beberapa dokter memperingatkan bahwa soda juga dapat memicu cegukan.

11. Menarik lidah, yakni pegang ujung lidah denagn dua jari dan tarik. Ini menstimulasi saraf vagus dan meredakan kontraksi diafragma, yang terkadang dapat menghentikan cegukan. Sayangnya, lebih sering tidak berhasil.

12. Tekan diafragma dengan lembut.

13. Beri tekanan lembut di setiap sisi hidung sambil menelan

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Cegukan pada Bayi
Cegukan tak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi juga bayi. Terlebih ketika menyusui, bayi bisa secara tiba-tiba mengalami cegukan.

Maka untuk membantu menghentikan cegukan itu, bisa dengan merubah posisi bayi, membuat bayi bersendawa, atau dengan menenangkan bayi.

Tapi jika sudah melakukan tiga hal tersebut dan cegukan tak juga hilang setelah 5-10 menit, aktivitas menyusui perlu tetap dilakukan karena itu juga dapat membantu menghilangkan cegukan.

Meski demikian, perlu diperhatikan jika bayi terlalu sering mengalami cegukan, bisa jadi ada masalah kesehatan. Dalam hal ini, tentunya harus berkonsultasi dengan dokter.

Sebagian besar cegukan hanya bersifat semantara dan akan hilang secara cepat, entah dengan berbagai metode tadi atau sekedar di diamkan. Tapi ternyata ada cegukan yang terjadi secara terus-menerus.

Salah satunya pernah terjadi pada pria asal Amerika Serikat, Charles Osborne. Dia mengalami cegukan usai tertimpa babi dengan berat 300 pon pada tahun 1922.

Setelahnya, selama 68 tahun atau hingga 1990, Osborne terus mengeluarkan suara 'hik' tiap 10 detik. Para ahli berspekulasi bahwa pembuluh darah di otaknya yang mengendalikan otot perut muncul atau tertarik.

ilustrasi
https://covid19.go.id/p/berita/infografis-covid-19-25-mei-2020

Mencegah Cegukan
Ada berbagai pemicu terjadinya cegukan pada manusia. Maka untuk mengurangi risiko cegukan, perlu untuk mencegah hal-hal yang jadi pemicu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved