Breaking News:

Penemuan Bayi di OKU Selatan

BREAKING NEWS: Bayi Berbungkus Jilbab Ditemukan Warga OKU Selatan di Pinggir Jembatan, Kondisi Sehat

Warga Desa Remanam Jaya, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan (WRS), Kabupaten OKU Selatan, dihebohkan dengan ditemukannya seorang bayi

handout
Bayi berjenis kelamin laki-laki diduga sengaja dibuang di pinggir jalan wilayah perkebunan kopi Desa Remanam Jaya, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, belum lama ini, Minggu (24/5/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Warga Desa Remanam Jaya, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan (WRS), Kabupaten OKU Selatan, dihebohkan dengan penemuan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki diduga sengaja dibuang dipinggir jalan.

Bayi malang yang masih dibalut kulit ari-ari berbungkus jilbab dan jaket berwarna hitam ditemukan dengan kondisi sehat yang pertama kali ditemukan warga setempat Wahyudi (41) yang kebetulan sedang melintas.

"Iya ada bayi ditemukan di pinggir jalan dekat jembatan di Tebing Kedauk beberapa hari lalu," ujar warga Desa Remanam Jaya Ona Sutra, Minggu (24/5/2020).

7 Kebiasaan Sepele yang Berbahaya, Termasuk Meniup Luka Hingga dan Berbisik

Camat Warkus Ranau Selatan (WRS), Fathan Rasyid, mengatakan bayi yang diduga sengaja dibuang orangtua, kuat dugaan pelaku pembuang bayi berasal dari luar desa setempat.

"Iya bayi berjenis kelamin laki-laki tesebut ditemukan warga pada Jumat 22 Mei 2020 sekira pukul 08.00 WIB, dengan kondisi sehat diduga orangtua bayi bukan merupakan warga Desa Remanam Jaya," ujar Fathan, Minggu (24/5/2020).

Lebih lanjut, persisnya Camat Fathan Rasyid mengatakan bayi ditemukan di TKP penemuan bayi berlokasi tidak jauh dari jembatan wilayah Tebing Kedauk sekitaran kebun kopi warga di Dusun IV Desa Remanam Jaya.

Caci Maki Diterima Sarah Keihl Oleh Orang Tua, Nangis-nangis Mohon Maaf, Nelangsa Dilaporkan Polisi

Terpisah pihak kepolisian wilayah hukum setempat melalui Kapolsek Banding Agung AKP Hendry mengatakan terkait penemuan bayi yang diduga sengaja dibuang oleh orangtuanya telah ditangani Komisi Perlindungan Anak Indonesi (KPAI) wilayah Muaradua.

"Masih dalam penyelidikan, sementara bayi ditetapkan ke KPAI Muaradua," ujar Kapolsek dikonfirmasi Sripo, Minggu (24/5/2020).

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved