Peras dan Todongkan Senpi ke Seorang Sopir Asal Kabupaten OKU Satu Tahun Silam, Pria Ini Ditembak

Setahun menjadi buron, Danil (27) warga Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur kini berhasil ditangkap Kamis (21/5/2020).

tribunsumsel.com/arya
Danil (27) saat diamankan di Mapolres OKU Timur diduga atas kasus pemerasan terhadap seorang sopir. 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Setahun menjadi buron, Danil (27) warga Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur kini berhasil ditangkap Kamis (21/5/2020).

Tak hanya itu, lantaran mencoba melarikan diri, pria bersorot mata tajam ini ditembak Tim Shadow Walet Polres OKU Timur.

Ia sendiri diamankan tak jauh dari tempat tinggalnya.

Hujan Deras Mengguyur Banyuasin, Warga Berharap Virus Corona Ikut Tersapu Terbawa Air dan Angin

(27) menjadi Target DPO Polres Oku Timur atas tindak kriminal pencurian dengan kekerasan yang terjadi di jalan Lintas Komering, jembatan Sungai Tuha, Desa Bantan pada 29 Juli 2019 silam.

Berdasarkan LP- B/04/VII/2019/SUMSEL/ OKU.T/ Sek. BBP, pada tanggal (29/7/2019) telah terjadi perampokan dengan korban Endi (46) warga Kecamatan Baturaja Timur.

Informasi yang dihimpun Jumat (22/5/2020),  peristiwa perampokan tersebut sekira pukul 05.15 WIB saat korban Endi (46) beserta Sabar (saksi) hendak pulang ke Baturaja, Kabupaten OKU sehabis mengantar pesanan semen di BK XI Kecamatan Belitang.

Kapolres Oku Timur, AKBP Erlin TangJaya SH SIK, didampingi Kasat Reskim, AKP M Ikang Ade Putra SIK, melalui Kasubag Humas, Iptu Yuli, mengatakan berdasarkan keterangan yang didapat dari korban dan saksi, pada saat melintasi Desa Bantan, korban dan saksi melihat satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah.

Di atas motor itu, ada dua orang laki-laki tidak dikenal sedang berdiri di pinggir jalan dengan memegang senapan burung laras panjang.

LIbur Lebaran, Tempat Wisata di Musirawas Tetap Ditutup, Warga Diimbau tak Datang ke Lokasi

"jadi pelaku langsung memepet mobil korban, setelah mobil korban berhenti salah satu pelaku turun sambil membawa senapan burung dan meminta korban untuk menyerahkan uangnya,“  kata Yuli. 

Masih dikatakan Yuli, awalnya korban memberikan uang Rp 5000 kepada pelaku, akan tetapi merasa kurang pelaku nekat sambil menodongkan senapan ke arah korban.

Karena takut dan merasa terancam, korban lantas memberikan uang yang ada di dalam dompetnya sebesar Rp 2.700.000 kepada pelaku.

Kemudian para pelaku putar balik meninggalkan korban dengan melaju kencang menggunakan motornya.

"Atas kejadian diatas korban melaporkan kejadian diatas ke Polsek BP. Peliung," kata Yuli.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved