Berita Pagar Alam
Longsor di Jalan Samping Kediaman Komjen Purn Susno Duadji di Pagar Alam
Puncak dari dampak tersebut terjadi pada Jumat (3/10/2025), ketika longsor kembali menimbun sebagian badan jalan
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Intensitas hujan tinggi yang melanda Kota Pagar Alam dalam beberapa hari terakhir mulai menimbulkan dampak serius, terutama di kawasan rawan longsor seperti Kecamatan Dempo Selatan.
Puncak dari dampak tersebut terjadi pada Jumat (3/10/2025), ketika longsor kembali menimbun sebagian badan jalan, tepatnya di samping kediaman Komjen Pol (Purn) Susno Duadji di Desa Lubuk Buntuk.
Namun, bencana tersebut disambut dengan respons cepat dan sigap yang menunjukkan soliditas antara masyarakat dan aparat kepolisian setempat.
Lokasi di Desa Lubuk Buntuk memang dikenal sebagai daerah langganan longsor karena keberadaan tebing tanah yang rentan ambrol.
Peristiwa longsor terbaru ini menyebabkan material tanah menutupi sebagian akses jalan, mengganggu lalu lintas warga.
Melihat kondisi ini, warga setempat tidak menunggu lama. Dengan peralatan seadanya, mereka bahu-membahu membersihkan material tanah longsor yang menutup jalan tersebut.
Tak hanya masyarakat, kesigapan yang sama ditunjukkan oleh aparat Polsek Dempo Selatan yang berkoordinasi dengan BPBD Kota Pagar Alam.
Mereka segera terjun langsung ke lokasi untuk membantu proses pembersihan, mengubah situasi darurat menjadi pemandangan gotong royong yang harmonis.
Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Setya Kencana, S.IK melalui Kapolsek Dempo Selatan Iptu Akhirudin, SH, didampingi Kasi Humas Iptu Mansyur, SH, mengapresiasi kecepatan penanganan yang berhasil membuat akses jalan kembali normal dalam waktu singkat.
"Alhamdulillah, situasi saat ini sudah lancar dan terkendali. Semua ini berkat sinergi Polsek Dempo Selatan, pemerintah kelurahan, BPBD, serta masyarakat yang kompak turun tangan," ujar Iptu Akhirudin.
Menurutnya, kekompakan warga menjadi contoh nyata bahwa nilai gotong royong masih terjaga dengan baik, terutama saat menghadapi bencana.
"Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang dengan sigap membantu. Semangat ini yang membuat penanganan bencana bisa lebih cepat," tambahnya.
Saat ini, kondisi di lokasi longsor sudah kembali aman dan akses jalan telah berfungsi normal.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat musim hujan dan potensi longsor yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Sementara itu, Pidi (45), salah seorang warga sekitar, mengungkapkan harapannya agar pemerintah dapat mencari solusi permanen untuk mengatasi tebing yang rawan longsor ini.
"Kawasan ini sudah menjadi langganan longsor. Kami minta pemerintah bisa mengatasi hal ini agar longsor tidak terus terjadi dan membahayakan pengguna jalan," pinta Pidi.
| Abaikan Peringatan Pemerintah, Lapak Pedagang di Kawasan Terminal Nendagung Ditertibkan |
|
|---|
| Wali Kota Pagar Alam Luncurkan Program RTLH Serentak, Tegaskan Rumah sebagai Kebutuhan Dasar |
|
|---|
| Kejari Pagar Alam Dalami Dugaan Korupsi Dana KUR di Salah Satu Bank Pemerintah Daerah |
|
|---|
| PTPN Tutup Objek Wisata Gunung Dempo, Pemkot Pagar Alam Siap Fasilitasi Solusi |
|
|---|
| Pemprov Sumsel Mediasi Penutupan Wisata Gunung Dempo Pagar Alam, Pemkot dan PTPN Harus Duduk Bersama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/longsor-di-rumah-susno.jpg)