Berita OKI

Lakukan Pengancaman Melalui Aplikasi Whatsapp, Karyawan Swasta di OKI Ini Dicokok Polisi

Didasari oleh motif cemburu seorang pemuda yang bekerja sebagai karyawan swasta dicokok Tim Macan Komering Polsek Pedamaran Timur (Petir).

SRIPOKU.COM/Nando Zein
BA saat diamankan di Polsek Pedamaran Timur Polres OKI karena melakukan pengancaman melalui aplikasi whatsapp. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Didasari oleh motif cemburu seorang pemuda yang bekerja sebagai karyawan swasta dicokok Tim Macan Komering Polsek Pedamaran Timur (Petir) karena mengancam korbannya melalui pesan singkat whatsapp. 

Pengancaman yang dilakukan pelaku yang diketahui bernama BA (26) tinggal di base camp kebun Gading Jaya PT. Sampoerna Agro Desa Tanjung Makmur Kecamatan Petir Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Tindakannya termasuk dalam pasal 29 UU ITE dan pasal 45B UU No 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI), AKBP Alamsyah Pelupessy melalui Kabag Humas Polres OKI, AKP Iryansyah mengungkapkan korban atau pelapor bernama Riswan (31) dan menempati alamat yang sama dengan pelaku serta sama-sama merupakan karyawan PT. Sampoerna Agro.

"Jadi antara pelaku dan korban ini sama-sama menjadi karyawan di PT. Sampoerna Agro Pedamaran Timur, mereka juga tinggal di base camp kebun gading jaya PT. Sampoerna Agro," ungkapnya, Kamis (21/5/2020).

Seorang Perampok Truk di Muba 2 Tahun Silam Tewas Ditembak Polisi, Pemilik Truk Tewas Tertembak

Viral Seorang PDP Covid-19 Asal OKU Selatan Meninggal dengan Tes Swab Positif,11 Orang Ditracking

Pecat 109 Tenaga Medis Honorer, Bupati: Tuntutan Semuanya Dipenuhi, Eh Kabur Saat Pasien Corona Tiba

Dilanjutkan Iryansyah mengenai kronologi penangkapan terhadap pelaku yang kala itu pelaku sedang berada di kediamannya, di base camp kebun gading jaya PT. Sampoerna Agro.

"Pelaku kami tangkap tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB di tempat tinggalnya oleh Tim Macam Komering Polsek Petir yang dipimpin Kapolsek Petir IPDA Muhammad Wahyudi," tuturnya.

Dikatakannya, untuk tindak pengancaman itu sendiri dilakukan pelaku pada Sabtu tanggal 16 Mei 2020 dengan cara mengirimkan pesan ancaman kekerasan melalui aplikasi Whatsapp.

"Melalui pesan pada aplikasi whatsapp pelaku mengirimkan pesan foto sebuah gambar senjata api berikut kata-kata ancaman kekerasan terhadap korban dengan maksud dan tujuan untuk menakuti korban," imbuhnya.

Dan tanpa perlawanan pelaku beserta barang bukti kini dibawa ke Mapolsek Petir, dan saat dilakukan interogasi singkat pelaku mengakui perbuatannya dan berkata bahwa tindakannya didasari oleh motif cemburu.

"Kini pelaku beserta barang bukti berupa 1 unit handphone merk Samsung S9 milik pelaku diamankan ke Mapolsek Petir guna penyidikan lebih lanjut," tutupnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved