MotoGP

Jorge Lorenzo dan Legenda MotoGP Panas Karena Perang Komentar , Ini Pemantik Apinya!

Padahal Ducati mengeluarkan dana besar untuk merekrut Lorenzo yang baru saja meraih gelar juaranya yang ketiga di MotoGP

Tayang:
Editor: Adrian Yunus
Instagram @motogp
Pebalap Ducati, Jorge Lorenzo, sukses merebut pole position saat kualifikasi MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, Inggris, Sabtu (26/8/2018). 

Lorenzo lantas membalas komentar Agostini dalam sesi tanya jawab di akun media sosialnya. Dia tidak terima disebut gagal.

"Apakah saya berutang dengan dia? Dia bilang saya gagal di Ducati. Ayolah. Memang mudah untuk berbicara ketika Anda tidak pernah naik motor selama 50 tahun," tulis Lorenzo.

Agostini membela pendapatnya.

Menurut pemilik rekor gelar terbanyak di MotoGP itu, dirinya berhak memberi kritik karena dia juga memuji Lorenzo ketika meraih hasil bagus.

"Kebenaran terkadang menyakitkan," kata Agostini kepada DAZN menanggapi respons negatif yang diterimanya dari Lorenzo.

"Saya tidak perlu menjilat kaki seseorang karena saya selalu memuji Lorenzo atas kesuksesannya, jadi saya bebas mengkritiknya ketika dia gagal."

"Saya selalu menyukai Jorge, karena cara dia menang, cara dia mengendarai motornya, dan cara dia mengatur balapannya"

"Saya selalu memberikan penilaian positif soal dia, bahkan sampai orang-orang Yamaha yang dekat dengan Valentino Rossi melihat saya dengan tatapan buruk."

"Sayangnya, dan saya harus mengatakannya dengan kekecewaan yang besar, Lorenzo tidak mencapai target yang diberikan kepadanya di Ducati."

Lorenzo mencurahkan pemikirannya terhadap kritik Agostini. Kembali, dia menggunakan akun media sosialnya untuk menuliskan pembelaannya.

Lorenzo berargumen bahwa Agostini tidak seharusnya membandingkan kondisi balapan saat ini dengan masa lampau.

"Saat ini pabrikan mencari keuntungan sekecil apapun untuk menang dan banyak kemenangan diraih dengan keunggulan sepersekian detik," tulis Lorenzo.

"Dalam hal ini, detail seperti aerodinamika, perangkat elektronik, atau sudut-sudut dari tangki bensin menjadi sangat krusial."

"Giacomo yang saya kasihi, iniliah kebenaran yang tidak terbantahkan."

"Jadi ketika seseorang (yang tahu kondisi serta faktanya) berkata bahwa saya tidak mendapat hasil bagus di Ducati, saya hanya bisa terkejut."

"Dengan segala hormat, pernyataan 'zaman saya dulu...' atau cuma melihat hasil untuk menilai juara di era modern terlihat tidak pantas bagi legenda seperti Anda."

Sumber : Bolasport

Sumber: BolaSport.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved