Berita Musi Banyuasin

Pasal Anjing Peliharaan, Dua Tetangga di Bayung Lencir Muba Duel Menyebabkan Satu Orang Tewas

Cekcok mulut menyebabkan duel berdarah terjadi di komplek perumahan Divisi II PT. Mentari Subur Abadi Desa Kepayang Kecamatan Bayung Lencir Muba.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/Fajeri Ramadhoni
Bahrul Loali ketika mendapatkan perawatan di RSUD Bayung Lencir. Bahrul Laoli jadi tersangka atas meninggalnya Muklas Adi Putra 

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Cekcok mulut yang menyebabkan duel berdarah terjadi di komplek perumahan Divisi II PT. Mentari Subur Abadi (MSA) Desa Kepayang Kecamatan Bayung Lencir Muba, Selasa (12/5/20) sekitar pukul 19.00 WIB.

Perkelahian yang terjadi antara korban Muklas Adi Putra (33) dan Baharui Loali (20) menyebabkan korban meninggal dunia dengan luka tusuk di dada.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian terjadi pada Selasa (12/05/2020) sekira pukul 15.00 WIB, bermula pada siang harinya tersangka memiliki seekor anjing peliharaan dan diberikannya kepada anak korban.

Namun, pemberian tersebut tak berlaku bagi korban yang mengetahui anaknya mendapatkan anjing sehingga sang anak dipukulnya.

Tersangka yang melihat aksi tersebut langsung mendatangi korban untuk menanyakan perihal tersebut. Namun, cek-cok mulut antara keduanya tidak terhindarkan lagi sehingga perkelahian antar keduanya terjadi.

Akibat dari perkelahian itu korban mengalami tusukan tepat di dada sebelah kanan dan di kepala bagian belakang, belum sempat dievakuasi ke RSUD Bayung Lencir korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir karena kehabisan darah.

Warga Prabumulih Utara Gempar, Nenek Nurmiati Ditemukan Tewas dengan Kondisi Menebar Bau tak Sedap

Diduga Pasal Hutang, Pria di Muratara Ini Ditikam Berkali-kali di Depan Banyak Orang, Sempat Kritis

11 Sektor yang Boleh Beroperasi Selama PSBB Palembang yang Digelar H+2 Lebaran, Pasar Boleh Buka

Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK, melalui Kapolsek Bayung Lencir AKP Jonroni SH, mengatakan pasca peristiwa tersebut pihaknya langsung turun ke lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi.

“Ya, dari penyelidikan kita di TKP dan hasil keterangan saksi dan informasi warga, tersangka kita tangkap di tempat persembunyiannya. Saat ini tersangka masih dalam perawatan di RSUD Bayung Lencir dengan penjagaan aparat Polsek Bayung Lencir,”kata Jonroni, Rabu (12/5/20).

Tersangka akan dijerat dengan pasal Pasal 338 KUHPidana dan atau pasal 351 ayat (3) KUHPidana yang terjadi pada hari Selasa tanggal 12 Mei 2020 siang, yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Saat ini tersangka masih terbaring di RSUD Bayung Lencir dalam proses pemulihan yang diakibatkan luka pada lengan sebelah kiri akibat senjata tajam sehingga tangannya hampir putus sedangkan tangan kanannya mengalami luka robek ringan. Hasil intrograsi sementara, tersangka sudah mengakui segala perbuatannya dan masih dalam perawatan medis,”jelasnya. (dho)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved