Berita Palembang
Ustad Pimpinan Pondok di Palembang ini Ungkap Rahasia Dahsyat Puasa Daud
Guna merangkul jemaah untuk memahami dan mengamalkan puasa daud, Pimpinan Pesantren Aulia Cendekia Drs KH. Hendra Zainuddin
Di mana, segala sesuatu sulit diramalkan karena kondisi dapat berubah sewaktu-waktu. Makanan dan minuman serba instan (junkfood). Kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi membuat segala sesuatu menjadi sangat dekat, dan dunia
terasa sempit.
Kehidupan modern seperti ini menuntut kecepatan, kecermatan, dan akurasi yang tinggi dalam pekerjaan dan keprofesionalannya.
Karenanya, tidak jarang kondisi yang demikian ini melahirkan tekanan dan persaingan hidup yang
ketat, serta kehidupan yang sangat rawan dengan konflik, baik konflik sosial maupun konflik personal.
Sehingga, bagi manusia yang daya imunitas imannya lemah, kondisi yang demikian ini dapat membuatnya stress dan depresi, bahkan melakukan kemaksiatan.
Jika puasa Daud dikerjakan secara istiqamah lagi mudawamah, maka kemaksiatan akan tercegah dengan sendirinya.
Kebiasaan buruk yang sebelumnya dikerjakan setiap hari akan teratasi dengan dikerjakannya puasa Daud,
yang sehari puasa sehari tidak.
Sehingga hasil dari puasa Daud ini, dapat merealisasikan apa yang yang disabdakan Rasulullah SAW.
Ketika puasa Daud ini telah menjadi tradisi, maka akan memiliki kekuatan dalam menomorsatukan Allah Ta’ala, kejujuran, dan keikhlasan.
Sehingga darinya terbentuk pribadi yang jauh lebih tenang, emosionalnya stabil, nafsu perut dan birahinya terkendali, dan hatinya tercerahkan dengan kesadaran bahwa Allah Swt selalu mengawasinya.
"Untuk itu, sudah saatnya puasa sunnah Daud dipahami dan diamalkan dengan pola out bond ruhaniah.
Sehingga hasilnya benar-benar optimal, yakni melahirkan manusia mulia, tidak mengeluh, dan tidak putus asa untuk terus berusaha berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi umat manusia," pungkas ustad asal Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir.
• Momo Geisha Tampil Cantik Sederhana dengan Hanya Mengenakan Kaos, Hal Ini Malah Jadi Sorotan!
• Fakta Identitas Asli Millendaru Terungkap, Pakaian Sholat Keponakan Ashanty Jadi Kunci, Masih Pria?
Sekilas tentang Drs KH. Hendra Zainuddin, M.Pd.I, yang menempuh pendidikan Sekolah Dasar SD 100 (tamat tahun 1986).
Ia melanjutkan pendidikan di MTs II (tamat tahun 1989). Kedua lembaga ini berada di kota Palembang.
Kemudian putra kedua pasangan Drs. Zainuddin Thalib dan Hj. Rukmini memperdalam ilmu agama di pondok pesantren Al-Amien Prenduan Sumenep Madura (tamat tahun 1994).
Selanjutnya ia menempuh studi di perguruan tinggi. Untuk jenjang pendidikan Strata Satu (S-1) di Fakultas Ushuluddin (tamat tahun 2000). S
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pimpinan-pesantren-aulia-cendekia-drs-kh-hendra-zainuddin-mpdi.jpg)