Virus Corona di Sumsel
Awalnya Sakit Biasa,Ternyata Pasien 37 Asal Palembang Positif Corona, Terpapar Covid-19 Dari Mana ?
Juru bicara satgas Covid-19 Dinkes Sumsel, Yusri, mengungkapkan, pasien 37 yang positif Covid-19, awalnya sakit biasa.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Yandi Triansyah
Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Juru bicara satgas Covid-19 Dinkes Sumsel, Yusri, mengungkapkan, pasien 37 yang positif Covid-19, awalnya sakit biasa.
namun seiring perkembangan pasien mengalami sesak nafas dan setelah diperiksa ternyata positif Covid-19.
"Pasien 37 ini kan sakit biasa awalnya. Jadi kita telusuri apakah tertular dari yang kontak atau tidak," kata dia, Jumat (17/4/2020).
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumsel melakukan tracking atau penelusuran terhadap orang yang melakukan kontak dengan pasien 37, yang telah meninggal dunia, Kamis (16/4/2020) kemarin.
Dari hasil penelusuran tim gugus tugas, ada puluhan orang yang telah melakukan kontak dengan pasien 37.
Dari keseluruhan orang yang ditelusuri, ada belasan tenaga medis telah melakukan kontak dengan pasien.
• Alhamdulillah, Pasien PDP 01 Muratara yang Meninggal Ternyata Negatif Corona, Warga Lega
• Masih Ditelusuri Rekam Jejak Tenaga Medis Positif Corona di Lubuklinggau,Pernah Kontak dengan Siapa
Juru bicara satgas Covid-19 Dinkes Sumsel, Yusri mengatakan orang dilakukan tracking mereka yang telah melakukan kontak dengan pasien 37 sejak dirawat di rumah sakit.
Adapun orang yang dilakukan tracking mulai dari pihak keluarga, tenaga medis hingga pengunjung yang membesuk korban selama dirawat di RS.
"Ada puluhan yang di tracking, belasan diantaranya tenaga kesehatan. Mereka yang di tracking ini kita lakukan rapid test untuk mengecek apakah positif Covid-19," katanya, Jumat (17/4/2020).
Ia menjelaskan, orang yang dilakukan tracking ini diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.
Tujuan dari penelusuran ini diakui Yusri guna mengetahui apakah ada yang terpapar corona dari pasien 37.
"Hasil lab belum keluar, yang jelas untuk sementara orang yang kontak isolasi mandiri dulu," kata dia.
Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Sumsel, dr Zen menambahkan tracking dilakukan untuk orang-orang yang telah melakukan kontak dengan pasien 37.
• Curhatan Penggali Makam Pasien Covid-19 di TPU Gandus Hill Palembang, 3 Orang Diupah Rp 500 Ribu
• Pernah Kontak dengan Pasien 37 Covid-19 Meninggal di Palembang, Belasan Orang Diminta Isolasi
Setelah dilakukan penelusuran selanjutnya puluhan orang ini dilakukan rapid test.
"Yang ditracking mulai dari tenaga kesehatan sampai semua yang pernah kontak dengan beliau selama di rawat.
Pasien 37 belum tau positifnya dari mana, saat dirawat barulah kesehatan pasien memburuk dan setelah diperiksa ada Covid-19," ungkapnya