Dilaporkan Hilang saat Berenang, Ternyata Bocah 7 Tahun ini Ditemukan Tewas di Dalam Perut Buaya

Jasad korban ditemukan setelah Tim SAR Gabungan membelah perut buaya yang memangsa korban.

Editor: Yandi Triansyah
Istimewa
ilustrasi buaya 

SRIPOKU.COM, MALUKU -- Bocah yang dikabarkan hilang, ternyata tewas dimangsa buaya.

Jasad korban ditemukan setelah Tim SAR Gabungan membelah perut buaya yang memangsa korban.

Bocah JH (7), tersebut sebelumnya sempat dilaporkan hilang saat berenang di kawasan pantai Desa Waimangit, bersama tiga temannya.

Dikutip dari TribunAmbon.com, Kepala Basarnas Ambon, Muslimin mengatakan, korban ditemukan oleh Tim Pos SAR Namlea setelah mereka membedah perut buaya, pada Kamis (9/4/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.

Seluruh Provinsi di Indonesia Sudah Terpapar Covid-19, Total Ada 3.512 Kasus Corona di Tanah Air

 

Gelapkan Motor Mertua, Pria di Musirawas ini Ditangkap,Sempat Diperiksa Pastikan tak Terpapar Corona

Dijelaskannya, temuan tersebut berawal dari kecurigaan tim SAR gabungan karena keberadaan buaya yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian perkara.

"Posisi buaya berada pada sisi koordinat 3° 4.8' S - 126° 27.3' E atau 150 Meter dari LKP," jelas Muslimin dikutip dari TribunAmbon.com.

Kemudian, sambungnya, orangtua korban meminta petugas kepolisian yang juga ikut dalam operasi pencarian untuk menembak buaya itu.

"Setelah ditembak, dan dibelah perutnya. Ternyata isinya mayat anak yang hilang itu," katanya.

Selanjutnya jenazah korban di evakuasi ke Desa Waimangit untuk diserahkan ke pihak keluarga.

Muslimin mengatakan, sebelum korban ditemukan tewas di dalam perut buaya, pihaknya menerima laporan orang hialng pada Rabu sekitar pukul 17.15 WIT.

Mendapat laporan itu, pihaknya pun melakukan pencarian dengan menggunakan Rubber Boat yang dibantu dua unit longboat milik warga setempat.

"Kemarin nihil dan pagi ini kembali dilanjutkan pencarian disekitar lokasi diduga hilang atau hanyut," katanya.

Operasi hari kedua masih difokuskan pada lokasi awal yang diduga kejadian.

Meskipun tim juga membawa perlengkapan selam, namun tindakan penyelaman belum dilakukan lantaran lokasi yang diduga kejadian cukup luas.

Sekda Lahat Perintahkan Seluruh Camat Buka Kembali Pasar Kalangan, Warga Diminta Tetap Pakai Masker

 

Begini Prediksi Perubahan Perilaku Sosial Masyarakat Setelah Wabah Virus Corona atau Covid-19 Usai

"Belum dilakukan, karena titik penentuan untuk kepastian korban hilang belum ada. Area pantai sangat luas," ujarnya.

Dalam pencarian hari kedua, dilaporkan kondisi cuaca mengalami hujan lokal dengan intensitas rendah, sementara kecepatan angin berkisar 4 - 10 Knot.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sempat Hilang, Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Perut Buaya, Begini Kronologinya",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved