Tiga Pemain Sepak Bola Ini Pernah Berjuang Melawan Meningitis
Sebanyak tiga pemain sepak bola yang berlaga di Liga Inggris ini ternyata pernah berjuang melawan sakit miningitis.
SRIPOKU.COM -- Sebanyak tiga pemain sepak bola yang berlaga di Liga Inggris ini ternyata pernah berjuang melawan sakit miningitis.
Ada dua jenis utama sakit meningitis, yakni virus dan bakteri.
Meningitis disebabkan oleh banyak hal seperti infeksi bakteri, virus, jamur atau parasit.
Penyakit meningitis terkadang sulit untuk dikenali, karena memiliki gejala awal yang serupa dengan flu, seperti demam dan sakit kepala.
Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, termasuk mereka pesepak bola.
Mantan pemain Chelsea dan Liverpool, Daniel Sturridge, bek Stoke City Robert Hurt, sayap Man United Lee Sharpe pernah berjuang dari penyakit ini.
• Gerakan Melawan Virus Corona di Indonesia, Berikut Empat Sasaran PSSI
• Lewat Sebuah Film yang Bercerita Pesan Perdamaian, Kontribusi Glenn Fredly untuk Sepak Bola
• Ini 11 Pemain Paling Sering Tampil bersama Ryan Giggs di Man United, Tak Ada Cristiano Ronaldo
1. Daniel Sturridge (Chelsea)
Penyerang Trobzonspor, Daniel Stirridge berterima kasih kepada dokter tim Chelsea karena telah menyelamatkanya dari Olimpiade London 2012.
Sturridge saat itu hampir menarik diri dari skuat The Three Lions karena mengalami sakit meningitis.
"Tim medis Chelsea telah memantau dengan cermat segala sesuatu dan mereka para dokter dan perawat di Rumah Sakit St Mary."
"Untungnya, saya mulai merasa jauh lebih baik dan saya optimis bisa mngikuti olimpiade," kata Sturridge dikutip dari Daily Mail, pemberitaan 4 Juli 2012.
Pelatih Chelsea saat itu, Roberto Di matteo mengatakan, Sturridge mengalami sakit meningitis karena virus.
"Daniel (Sturridge) meningitis karena virus, tetapi saya berbicara dengannya dan dia merasa lebih baik sekarang," ucap pelatih yang membawa Chelsea juara Liga Champions itu.
2. Robert Huth (Stoke City)
Robert Huth menghabiskan 4 malam di rumah sakit dalam perjuangan melawan penyakitnya, meningitis kala itu.
Pemain Stoke City berusia 28 tahun kala itu (2012) menjelaskan bagaimana dia bisa pulih dari sakit meningitis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/virus-corona-12.jpg)