Lewat Sebuah Film yang Bercerita Pesan Perdamaian, Kontribusi Glenn Fredly untuk Sepak Bola

Glenn Fredly sendiri sebelum meninggal karena penyakit meningitis selain menjadi musisi, Glenn Fredly juga dikenal memiliki bakat di dunia film.

http://www.liriklagu.asia/
Glenn Fredly selain dikenal dengan penyanyi juga pernah merambah dunia film 

SRIPOKU.COM -- Hari ini menjadi momen dimana Indonesia kembali kehilangan salah satu musisi terbaik Indonesia Glenn Fredly, menghembuskan nafas terakhirnya di RS Setia Mitra Fatmawati Jakarta, sekitar pukul 18.00 WIB.

Glenn Fredly meninggal dunia pada usia 44 tahun dengan meninggalkan satu istri beserta satu orang putri.

Glenn Fredly sendiri sebelum meninggal karena penyakit meningitis selain menjadi musisi, Glenn Fredly juga dikenal memiliki bakat di dunia film.

Glenn Fredly tercatat pernah tiga kali menjadi produser film layar lebar, salah satunya bertema sepak bola.

Film itu adalah " Cahaya dari Timur: Beta Maluku" yang dirilis pada 2014.

Film ini secara garis besar bercerita tentang perjuangan Sani Tawainela membangun perdamaian melalui sepak bola di Maluku di tengah konflik Ambon.

Dalam cerita awal, Sani Tawainela dikisahkan pernah membela timnas Indonesia pada Piala Pelajar Asia 1996.

Namun, mimpi Sani Tawainela menjadi pesepak bola profesional gagal terwujud sehingga dirinya memutuskan pulang ke Maluku.

Sebelum Meninggal Dunia Karena Sakit, Glenn Fredly Sempat Sampaikan Ucapan Romantis Untuk Mutia Ayu

Ditinggal Glenn Fredly Tepat 40 Hari Pasca Melahirkan, Mutia Ayu Tulis Pesan Menyentuh

Meski gagal menjadi pemain profesional, kecintaan Sani Tawainela kepada sepak bola tidak luntur.

Sani memutuskan untuk membangun sepak bola di Maluku dengan menjadi pelatih.

Halaman
123
Editor: adi kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved