Siswa SMA Nekat Curi Mobil, Kaget Ternyata Milik Mantan Kapolda, Langsung Ditangkap Akhirnya Begini
Seperti kisah seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Tasikmalaya yang tak sadar telah mencuri mobil mantan Kapolda Jabar.
SRIPOKU.COM - Bergaul atau mencari pergaulan pertemanan jangan sampai berbohong atau ingin pamer sesuatu yang tidak dimiliki.
Sebab hal itu bisa saja jadi pemicu kejahatan hanya gegara ingin dianggap orang kaya.
Seperti kisah seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Tasikmalaya yang tak sadar telah mencuri mobil mantan Kapolda Jabar.
Mobil berjenis Honda CRV milik, Anton Charliyan mantan petinggi kepolisian di Jawa Barat ini raib dibawa kabur oleh remaja tersebut
Bahkan dua minggu sebelumnya aksi yang sama telah dilakukan oleh bocah yang belum genap 17 tahun tersebut.
Aksi pencurian yang dilakukannya itu terungkap oleh pihak kepolisian yang lansung mengamankannya pada Senin (6/4/2020) kemarin.
Siswa salah satu SMA di Tasikmalaya itu ditangkap saat sedang memarkirkan kendaraan curiannya itu di depan sebuah warung kopi.
• Dengar TKI Ilegal di Malaysia Ada yang Makan tikus di Tengah Masa Lockdown, Ini Gerakan Kemenlu RI
• Video Detik-detik Ratusan Pegawai Ramayana Nangis Histeris Terkena Gelombang PHK Massal Imbas Corona
• Muka Debt Collector Disiram Nikita Mirzani, Sohib Billy Pucat Rumahnya Disatroni Pria Bertubuh Kekar
Pihak kepolisian pun mengkonfirmasi kejadian pencurian mobil termasuk mobil mantan Kapolda Jabar, Anton Charliyan tersebut.

"Betul, kita sudah menangkap pelaku pencurian dan penipuan, yakni anak di bawah umur berusia 16 tahun yang mencuri mobil keluarga mantan Kapolda Jabar," kata Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Yusuf Ruhiman, Senin (6/4/2020), dikutip dari TribunnewsBogor.com.
Bak seorang pencuri profesional, siswa SMA itu disebut mampu mengelabui pemilik usaha cucian mobil hingga bisa menggondol mobil-mobil tersebut.
"Modusnya membohongi orang mengambil motor dan pergi ke pencucian mobil mengelabui pihak pemilik pencucian mengaku disuruh yang punya mobil untuk membawa kabur mobil," terangnya.
Terungkapnya kasus tersebut berawal dari adanya laporan kecurigaan dari pihak dealer.
Saat itu, pelaku sempat membawa mobil Honda CRV hasil curian ke bengkel resmi Honda wilayah Kota Tasikmalaya untuk diservis.
Kemudian pihak dealer pun curiga dan langsung melaporkan ciri-ciri pelaku dan mobil yang dilaporkan hilang.
"Dari sana kita dapat laporan keberadaan mobil curian itu," terangnya.