Bermodal Pistol Mainan, Pria Ini Nyamar Jadi TNI dan Jurnalis, Ternyata Profesi Aslinya Mengejutkan!
Pria Ini Ditangkap Koramil saat Kepergok Nyamar Jadi TNI dan Jurnalis Online, Ternyata Aslinya Berprofesi sebagai Tukang Bentor
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM - Menjadi TNI merupakan idaman bagi sebagian orang, hal tersebut karena selain mengabdi kepada negara, jaminan pensiun juga terjamin.
Selain itu, TNI juga terlihat tegas di mata masyarakat dan membuatnya menjadi berwibawa.
Namun gemilang jaminan tersebut ternyata dimanfaatkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab untuk melancarkan aksinya.
Seperti yang dilakukan oleh seorang pria inisial R ini harus berurusan dengan pihak berwajib karena mengaku sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Boalemo.
Bahkan yang bersangkutan juga mengaku-ngaku sebagai jurnalis di salah satu media online di Gorontalo.
• Imbas Corona Banyak Warga Nganggur,Sejumlah Desa Larang Bank Hingga Debt Collector Tagih Hutang
Setelah ditelusuri, R ternyata berprofesi sebagai pengemudi bentor
Pengemudi bentor tersebut diamankan di Desa Hungatonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
R diamankan Selasa (31/3/2020) pukul 23.15 WITA.
Saat itu R berada di sebuah warung martabak dan langsung dilakukan penangkapan oleh Sertu La Ode, Sertu Donal, dan Koptu Faisal.
R si pelaku itu diamankan berawal dari kecurigaan Kepala Dusun III, Desa Piloliyanga, Reflan Limalo, dimana R mengaku sebagai Babinsa Desa Pentadu Timur.
Atas kecurigaan tersebut, Reflan melaporkan kepala Desa Piloliyanga, Hasan Patemani.
Hasan kemudian menghubungi Serka Stenli untuk menanyakan kebenaran Anggota Koramil Tilamuta inisial R tersebut.
Namun, menurut keterangan dari Serka Stenli tidak ada Anggota koramil Tilamuta atas nama tersebut.
Oleh sebab itu Srk Stenli langsung menghubungi Danramil Tilamuta, Lettu Inf Yamin Mahmud.
Dari hasil keterangannya, R mengaku bekerja bersama LSM datang untuk mengklarifikasi tanggapan Bupati Boalemo tentang tembak di tempat bagi siapa saja terlibat Narkoba.