Update Kondisi Sembako di Sumsel Jelang Puasa: Beras Aman, Stok Gula Makin Menipis Setiap Pekannya

Plt Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Iwan Gunawan, memastikan bahan pokok sembako di Sumsel aman selama empat hingga lima bulan ke depan.

Dok Diskominfo Musirawas
Bupati Musirawas H Hendra Gunawan memantau langsung ketersediaan pangan, sembako dan ekonomi kreatif dibeberapa titik lokasi di wilayah Kabupaten Musirawas, Kamis (26/3/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel Herman Deru memutuskan untuk tidak menutup akses pintu masuk wilayah atau karantina wilayah.

Hal ini mempertimbangkan dampak dari penutupan akses pintu masuk wilayah akan berisiko kesiapan masyarakat Sumsel.

Saat ini Herman Deru lebih memperketat pengawasan transmisi lokal mencegah penyebaran Virus Corona lebih meluas di Sumsel.

Rapid Tes PCR Bisa Lebih Dini Temukan Pasien, Kasus Virus Corona Bertambah

Plt Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Iwan Gunawan, memastikan bahan pokok sembako di Sumsel aman selama empat hingga lima bulan ke depan.

Namun, gula masih dalam batas stok yang semakin menipis.

“Dalam prinsipnya, sembako seperti beras, terigu, minyak goreng di Sumsel masih aman.

Kkecuali gula yang sejak beberapa minggu terakhir stoknya terus menipis,” ujarnya diwawancarai melalui pesan whatsapp, Selasa (31/03/2020).

Menipisnya stok gula di Sumsel sudah diprediksikan karena masih bergantung pada pengiriman dari luar provinsi.

Hal ini karena sebelumnya, Iwan telah menjelaskan pabrik gula di Jakarta juga sedang mengalami kesulitan mencari bahan baku gula atau raw sugar untuk dijadikan gula kristal putih, membutuhkan dua atau tiga minggu untuk mengolahnya.

WHO Bantah Covid-19 Bisa Bertahan di Udara, Ini Penyebab Seseorang Dapat Terinfeksi Virus Corona

"Ini belum musim panen, prediksi panen tebu itu bulan Mei atau Juni, artinya mengatasi Maret dan April ke Mei itu yang sedang dipikirkan," ujarnya pada Rabu, (11/03/2020) lalu.

Penulis: maya citra rosa
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved