Berikut Ini Tips Buat Ibu-ibu, Agar Anak Tak Bosan di Rumah

Saat ini sebagian besar orang tua dibuat bingung karena harus berdiam bersama anak di rumah alias tanpa aktivitas normal untuk waktu yang cukup lama.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/HARRIS WIDODO
ACT Sumsel Lakukan Pendampingan Psikososial ke 95 Anak-Anak Penyintas 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Saat ini sebagian besar orang tua dibuat bingung karena harus berdiam bersama anak di rumah alias tanpa aktivitas normal untuk waktu yang cukup lama.

Tentunya kondisi seperti ini juga akan membuat anak menjadi bosan.

"Anak-anak pun bisa bosan dengan aktivitas yang itu-itu saja, apalagi untuk saat ini harus mengurangi aktivitas di luar rumah," kata Psikolog Anak Devi Delia dari RS RK Charitas Palembang, Devi Delia, Selasa (31/3/2020).

Devi menyarankan para orang tua untuk membuat jadwal rutinitas yang cukup teratur bagi anak sehingga waktu pun akan berlalu dengan cepat.

Tujuan lainnya pun supaya hari-hari anak dipenuhi aktivitas.

"Misalnya bangun pagi jam 7, sarapan jam 7.30, olah raga pagi jam 9, belajar dan mengerjakan PR jam 9-10 dan jam 14-15, jadwal ini agar kegiatan anak terstruktur," jelas Devi Delia.

Psikolog Anak Devi Delia ini juga menyebutkan, tak ada salahnya jika orang tua mengajak anak untuk aktif melakukan olahraga.

Bukan hanya mendapatkan manfaat sehat, olahraga juga menjadikan anak bisa merasakan kegiatan yang mengasyikkan selama tak bersekolah.

Dampak Virus Corona Real Madrid Pertimbangkan Potong Gaji Pemain, Ikuti Langkah Barcelona

28 Orang di Prabumulih Dilakukan Rapid Test Karena Sempat Kontak dengan orang yang Positif Covid-19

Sejumlah Pondok Pesantren di Ogan Ilir Sumsel Pulangkan Santrinya dan Ada yang Menahan Santrinya

"Ajak anak beraktivitas gerak tubuh (olah raga) pagi sambil berjemur bersama orang tua. Ini tentu menyenangkan bagi anak."

"Biasanya olahraga seminggu sekali, kini bisa setiap hari," kata Devi lagi.

Sekaligus mengajarkan tanggung jawab, orang tua pun boleh biarkan anak ikut membantu melakukan pekerjaan rumah sesuai usianya.

Contohnya menyapu, membersihkan kamar sendiri, dan lainnya.

Selain melatih kemandirian, ujar Devi, hal ini juga baik untuk kesehatan anak karena dibiasakan untuk aktif bergerak.

Devi menekankan, orang tua hendaknya kreatif mencari kegiatan untuk mengisi waktu luang anak.

Misalnya, untuk anak usia TK- SD, diminta untuk membuat gambar dengan menyusuri telapak tangan dan telapak kaki.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved