Virus Corona di Sumsel

Wabah Virus Corona, 300 Santri Pondok Pesantren Nurul Islam Seribandung Ogan Ilir Dipulangkan

Sebanyak 300 santri di asrama Pondok Pesantren Nurul Islam (PPNI) Seribandung Kabupaten Ogan Ilir, terpaksa dipulangkan ke rumah masing-masing.

Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Resha
Mudir Pondok Pesantren Nurul Islam (PPNI) Seribandung Kabupaten Ogan Ilir, Sazali Tidah Anwar. 

Wabah Virus Corona, 300 Santri Pondok Pesantren Nurul Islam Seribandung Ogan Ilir Dipulangkan

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Sebanyak 300 santri  di asrama Pondok Pesantren Nurul Islam (PPNI) Seribandung Kabupaten Ogan Ilir, terpaksa dipulangkan ke rumah masing-masing.

Aktivitas belajar mengajar santri dialihkan ke rumah, hal ini dilakukan akibat imbas dari Wabah Corona atau Covid-19 akhir-akhir ini. 

Mudir PPNI Seribandung, Sazali Tidah Anwar, mengatakan, bahwa pihaknya memulangkan para santrinya dari asrama sekolah, baik dari Madrasah Tsanawiyah dan SMA Yayasan, mulai Senin (30/3/2020) ini.

Mereka tetap belajar seperti biasa, hanya saja diberi tugas dari gurunya melalui media digital seperti handphone berbasis android.

"Alhamdulillah, mereka pulang juga membawa surat dari kita untuk orangtuanya, penjelasan situasi saat ini," ujarnya saat diwawancarai.

Penanganan Virus Corona,Bupati Musirawas Sumbangkan Dana Operasional,TPP Wabup Hingga Kadis Dipotong

Pasien Corona 02 Asal Lampung Meninggal Dunia, Ada Riwayat Perjalanan Yogyakarta,Jakarta & Palembang

 

Ia mengatakan, Wabah Corona atau Covid-19 ini memang begitu mengkhawatirkan.
Pihaknya kata dia, menunda kegiatan Haul atau Haplah yang rencananya diadakan dalam waktu dekat.

"Kita tunda dulu Haul atau Haplah-nya. Itu satu diantara agenda yang kita tunda, belum yang lain," tuturnya.

Ponpes yang dikatakan tertua di Ogan Ilir ini rencananya akan kembali menggelar kegiatan belajar mengajar di Sekolah, pada tanggal 30 Mei.

Namun jika kondisi masih mengkhawatirkan, masa pengalihan belajar itu masih akan diperpanjang.

"Bisa kita perpanjang, tergantung kondisinya nanti," tegasnya.

Sementara itu, pihaknya mengimbau agar para santri terus melakukan pembelajaran di rumah, seperti di asrama.

Pengakuan Oknum Jukir Sebar Video Hoaks PDP Positif Corona: Hanya Iseng, Nggak Nyangka Bisa Viral

 

Ponpes Qodratullah Banyuasin Pulangkan Santrinya Secara Bertahap, yang Jemput Hanya Boleh Ayah & Ibu

Seperti Ilmu Fiqih, Aqidah Akhlak, dan lain-lain.

"Jadi dengan orangtua sudah sampaikan di surat tadi, agar anak-anak kita diawasi. Jaga akhlak mereka, jangan berjalan-jalan seperti masa liburan," jelasnya

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved