Virus Corona

SOLAT JUMAT Diganti Solat Zuhur di Rumah,Ini Niat & Tata Cara Salat Zuhur, Cegah Penularan Covid-19

Untuk Mencegah Penularan Virus Corona, Solat Jumat Diganti Sholat Zuhur di Rumah, Berikut Niat & Tata Cara Sholat Zuhur

SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
SATU PINTU --- Warga melintas di depan pintu gerbang masuk Masjid Agung Palembang dekat Air Mancur yang kini telah ditutup dan dipasang pengumuman, Kamis (26/3/2020). Kondisi ini sebagai aksi untuk mencegah penyeberan virus corona (Covid-19), jadi akses pintu masuk Masjid Agung dibatasi sehingga memudahkan deteksi bagi jemaah. Masjid Agung lewat pintu utama. 

SOLAT JUMAT Diganti Solat Zuhur Rumah, Ini Niat & Tata Cara Salat Zuhur, Cegah Penularan Covid-19

SRIPOKU.COM - Untuk dapat melakukan solat Jumat berjemaah, jumlah yang hadir harus minimal 40 orang dan dilakukan di masjid yang dapat menampung banyak jemaah.

Namun untuk pencegahan menjadi upaya utama mengantisipasi penularan virus corona atau COVID-19, yang kasusnya terus meningkat.

Salah satu tindakan preventif adalah mengganti Solat Jumat dengan dzuhur sesuai fatma MUI atau Majelis Ulama Indonesia. Sholat boleh dilaksanakan di rumah untuk mencegah infeksi COVID-19.

Sholat jumat diwajibkan atas semua laki-laki muslim, sehat, dan menetap atau tidak menetap.

Hukum sholat jumat bagi laki-laki adalah wajib.

Masjid Agung Palembang Ikuti Seruan Bersama, untuk Sementara Waktu tidak Selenggarakan Salat Jumat

Mulai Besok Salat Jumat di Palembang Ditiadakan, Diganti Salat Zuhur di Rumah Masing-masing

Sementara Waktu Salat Jumat di Palembang Ditiadakan

Hal ini berdasarkan dalil sholat Jumat yang diambil dari Al Qur’an, As-Sunnah dan ijma atau kesepakatan para ulama. Dalilnya adalah surat Al Jumu’ah ayat 9 yang berbunyi,

Hai orang-orang yang beriman, apabila diserukan untuk menunaikan sholat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli."

Sedangkan hadist Nabi yang memerintahkan untuk melaksanakan sholat Jumat adalah dari hadist Thariq bin Syihab yang bunyinya,

Jumatan adalah hak yang wajib atas setiap muslim dengan berjamaah, selain atas empat (golongan), yakni budak sahaya, wanita, anak kecil atau orang yang sakit." (HR. Abu Dawud)

Halaman
1234
Penulis: Nadyia Tahzani
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved