Berita Muba

Perampokan Toko Emas di Pasar Sungai Lilin Muba, Korban Menderita 7 Kg Emas Setara Rp 5 Miliar

saat itu korban sedang bermain handphone miliknya tiba-tiba datang 5 sampai 6 orang mengacungkan senjata jenis pestol terhadap korban.

SRIPOKU.COM/Fajeri Ramadhoni
Aparat kepolisian Polsek Sungai Lilin ketika memasang Police Line tempt terjadinya perampokan. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Kasus perampokan toko emas terjadi  siang bolong tepatnya pukul 13.00 WIB di Toko Emas Cahaya Murni di Jalintim Palembang-Jambi tepatnya di Pasar Sungai Lilin Muba menimbulkan kerugian kurang lebih 7 Kilogram emas atau dengan uang sebesar Rp 5 Milyar.

Diungkapkan langsung oleh anak pemilik toko emas Cahaya Murni Delvi Saputra (24) mengungkapkan bahwa kejadian tersebut sangat cepat terjadi.

Pada saat terjadinya perampokan saat itu korban sedang bermain handphone miliknya tiba-tiba datang 5 sampai 6 orang mengacungkan senjata jenis pestol terhadap korban.

“Dia bilang jangan begerak, sambil mengacungkan pistol pak. Langsung dia memecahkan kaca etalase,”ujar Delvi.

Usai memecahkan etalase mereka langsung mengambil emas yang ada, dari kasus perampokan tersebut emas yang diambil oleh para perampok sebanyak 7 kilogram. 

“Banyak pak emasnya habis semua, 7 kilogram diambil semua. Kalau totalnya kurang lebih Rp 5 Milyar itu pak,”ungkapnya.

Pada saat memberikan keterangan prihal perampokan yang terjadi, ia mengungkapkan bahwa sangat sedih.

“Habis pak hilang semua emasnya, semoga cepat ditangkap pelakunya,”tutur Delvi ketika matanya berkaca-kaca.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian perampokan yang cukup cepat tersebut membuat masyarakat sekitar sangat terkejut.

Pasalnya dalam waktu singkat diketahui pelaku yang berjumlah enam orang menggunakan penutup muka (sebo) menggasak 7 kilogram emas dan uang puluhan juta milik pemilik toko.

Kawanan Perampok Gasak Toko Emas Cahaya Murni di Jalintim Palembang-Jambi Siang Bolong, Pakai Motor

Tujuh PDP Virus Corona Sedang Dirawat di RSMH, Satu PDP Asal Palembang Belum Datang

Mulai Besok Salat Jumat di Palembang Ditiadakan, Diganti Salat Zuhur di Rumah Masing-masing

Para tersangka menurut informasi yang diperoleh, melancarkan aksinya dengan merusak etalase tempat menaruh emas pajangan toko,

Selain tersangka juga mengambil uang milik toko. Diketahui para tersangka ini nekad melakukan aksinya bermodalkan senjata api yang belum diketahui jenisnya.

Usai menjalankan aksinya para pelaku langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi.

Pedagang yang berada di sekitar lokasi yang awalnya hendak menolong takut akan ancaman senjata api milik para perampok.

Jajaran Kepolisian Polsek Sungai Lilin dibantu unit Reskrim Polres Muba pasca kejadian tersebut langsung melakukan pemasangan Police Line guna melakukan olah tempt kejadian perkara.

Ketika dikonfirmasi melalui jejaring pribadi Whatsapp Kapolsek Sungai Lilin AKP Hernando belum membalas prihal kronologi kejadian peristiwa perampokan yang terjadi.

Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markua Pinem SIK, melalui Paur Humas Polres Muba IPTU Nazarudin Bahar, membenarkan prihal terjadinya kasus perampokan tersebut. Saat ini tim dari Polsek Lilin dan Polres Muba sedang melakukn olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.

“Ya, saat ini tim sedang melakukan olah TKP dan lidik. Secepatnya nanti kita berikn informasi lanjut,” ujar Nazarudin, Kamis (26/3/20).

Disinggung mengenai kronologi dan berapa jumlah pelaku dan apakah menggunakan senjata api, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. “‘Nanti ya, saat ini tim masih lidik,”ungkapnya. (dho)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved