Wisma Atlet dan Asrama Haji di Palembang Siap Bantu Ruang Isolasi, Lihat Fasilitasnya
Langkah tersebut dapat diikuti Sumsel, meski sampai saat ini belum ada kasus Virus Corona yang ditemukan di wilayah Sumsel.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Presiden Joko Widodo telah mengambil langkah dengan menjadikan Wisma Atlet Jakarta sebagai ruang isolasi pasien Virus Corona.
Langkah tersebut dapat diikuti Sumsel, meski sampai saat ini belum ada kasus Virus Corona yang ditemukan di wilayah Sumsel.
Bumi Sriwijaya memiliki opsi Wisma Atlet Jakabaring dan Asrama Haji Palembang sebagai ruang isolasi pasien Virus Corona.
• Ramai Pesan Berantai WhatsApp Sebut Virus Corona Bisa Melayang 8 Jam, Ternyata Ini Faktanya!
Direktur Operasional Jakabaring Sport City (JSC), Bambang Supriyanto, mengatakan wisma atlet yang ada di Kemayoran Jakarta memiliki fasilitas yang sama dengan Wisma Atlet Jakabaring Palembang.
Pihaknya pun siap membantu apabila pemerintah daerah meminta wisma atlet akan dijadikan ruang isolasi.
"Fasilitas wisma kita sama seperti Jakarta. Kalau ada konfirmasi dari gubernur kami pasti siap membantu," ujarnya.
Ia menjelaskan, wisma atlet yang ada di Palembang masih ada beberapa tower yang belum terpakai. Total seluruh kamar tersedia sekitar 340 kamar yang di dalamnya terdapat 3 tempat tidur.
Daya tampungnya pun hampir 1.000 orang.
Dalam beberapa pekan terakhir pihaknya juga sudah menjalankan protap yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan untuk melakukan pembersihan dan penyemprotan cairan disinfektan di area JSC seperti, wisma atlet, kantor, termasuk vanue sport science center.
• Cegah Virus Corona, Pelajar SMA/SMK/SLB di Sumsel Diminta Belajar di Rumah Sampai 4 April 2020
Penyemprotan disinfektan dilakukan pagi hari sebelum operasional komplek olahraga dibuka.
Petugas kebersihan di JSC pun diberikan alat seperti masker, sarung tangan dan hand sanitizer untuk perlindungan.
"Beberapa tower wisma atlet ada juga belum terpakai dan sarananya lengkap dan memungkinkan untuk dipakai menjadi sarana isolasi," ungkap Bambang.
Sementara itu, Direktur PT. Swarna Dwipa SG (Badan Pengelola Asrama Haji Sumatera Selatan), Rebo Iskandar Pohan juga mengaku siap membantu pemerintah daerah dan pusat untuk merubah Asrama Haji menjadi tempat isolasi.
• Seorang Guru Besar di Jogja Meninggal karena Covid-19, Pihak Universitas Telusuri yang Pernah Kontak
Ia bahkan baru saja meninjau bersama kepala BPBD dan Kepala Dinkes, untuk mempersiapkan ruangan yang dibutuhkan.