Berita Palembang

Kasus Corona di Sumsel 1 Positif, 2 Meninggal Dunia dan 5 PDP Masih Tunggu Hasil Lab

ada dua warga Sumsel PPD Corona meninggal dunia, dimana satu korban meninggal asal Palembang dipastikan positif terpapar corona.

SRIPOKU.COM / ODI ARIA SAPUTRA
Gubernur Sumsel Herman Deru saat memberikan keterang pers kepada awak media terkait perkembangan kasus Virus Corona di Sumsel, Selasa (24/3/2020) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Provinsi Sumsel menetapkan status siaga atau tanggap darurat virus corona, Selasa (24/3/2020).

Hingga saat ini ada dua warga Sumsel PPD Corona meninggal dunia, dimana satu korban meninggal asal Palembang dipastikan positif terpapar corona.

Sementara lima Pasien Dalam Pantauan (PDP) yang dirawat di ruang isolasi RSMH Palembang masih menunggu hasil laboratorium.

"Sejauh ini, ada 1 PDP positif corona yaitu korban asal Palembang yang meninggal kemarin," Juru bicara Satgas Penanggulangan Corona Pemprov Sumsel, Prof Yuwono.

Ia menjelaskan, untuk hasil laboratorium korban meninggal PDP Corona asal Prabumulih belum keluar dan masih menunggu hasil dari Litbangkes.

"Untuk yang Prabumulih belum keluar hasil labnya. Sama seperti 5 pasien PDP yang diisolasi juga belum keluar hasilnya sampai saat ini," jelasnya.

Sementara, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengumumkan dari data yang diterimanya dari gugus tugas Nasional menyebutkan satu pasien positif tersebut merupakan salah satu dari dua pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal kemarin.

Jelang Bulan Puasa, Wagub Sumsel Mawardi Yahya Minta Kepala Daerah Cek Ketersediaan Sembako

Cegah Penyebaran Covid-19, Pengunjung dan Anggota Polres Musirawas Harus Lewati Pos Sterilisasi

Antisipasi Covid-19, Pemkab Muratara Periksa Warga dari Luar di Perbatasan Sumsel - Jambi

"Informasi dari spesimen yang kita kirim ternyata ada satu positif Corona, dari enam spesimen yang dikirim. Satu korban itu merupakan dua dari yang meninggal kemarin," jelas Deru.

Menurutnya, pasien yang meninggal dan positif corona sempat berpergian ke wilayah terjangkit. Ia merupakan laki-laki (54) yang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Hoesain (RSMH) Palembang pada 19 Maret 2020.

Dengan kondisi saat ini, Deru menegaskan Sumsel masuk dalam tanggap darurat corona.

Pihaknya juga akan menggunakan kewenangan berdasarkan Inpres nomor 4 tahun 2020 untuk alokasi anggaran Rp100 M untuk antisipasi virus corona di Bumi Sriwijaya.

Dari data yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, sudah ada 189 negara terjangkit wabah virus Corona. Sedangkan untuk di Indonesia sudah ada 24 Provinsi yang positif terpapar.

Terkait wilayah terpapar corona, Deru mengaku belum dapat menetapkan status Sumsel apakah masuk ke dalam zona hijau, kuning atau merah corona.

"Karena yang menentukan adalah pemerintah pusat, apakah Sumsel masuk wilayah zona merah apa kuning," katanya. (Oca)

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved