Berita Prabumulih

Cerita Warga Binaan Rutan Prabumulih Difasilitasi Video Call dengan Keluarga, Dibatasi 15 Menit

Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Prabumulih sudah sejak beberapa waktu lalu menutup kunjungan keluarga yang akan membesuk para warga binaan.

SRIPOKU.COM / Edison
Warga binaan ketika menghubungi keluarga via video call untuk melepas rindu selama kunjungan ditutup Rutan Prabumulih mengantisipasi Covid-19, Selasa (24/3/2020). 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Prabumulih sudah sejak beberapa waktu lalu menutup kunjungan keluarga yang akan membesuk para warga binaan.

Namun untuk melepaskan rindu para warga binaan dengan keluarga, jajaran Rutan Prabumulih menyediakan sebanyak tujuh unit perangkat komputer untuk dipakai sebagai alat komunikasi video call dengan keluarga.

Seluruh warga binaan difasilitasi untuk menghubungi keluarga melalui video call secara antri dan diberikan waktu 15 menit setiap orang.

Selama 15 menit itu para warga binaan diminta memanfaatkan waktu sebaik mungkin sehingga rindu akan keluarga bisa terobati.

"Meski melalui video call rasa rindu kepada keluarga terobati dan bisa bicara serta melihat wajah mereka langsung sudah sangat senang," ungkap Yanto, satu diantara warga binaan dibincangi wartawan usai video call bersama keluarga, Selasa (24/3/2020).

500 Undangan Sudah Tersebar, Seorang Pemangku Adat di Lubuklinggau Ini Tunda Syukuran Khitanan Cucu

 

Belasan Honorer di Palembang Berseliweran di Mall, Terjaring Razia Pol PP, Ada Sejumlah Pelajar

Yanto mengaku, meski tidak bertemu langsung namun pihaknya sangat senang sudah bisa menghubungi keluarga.

"Kami mengerti juga kondisi saat ini, warga tidak dibolehkan keluar rumah karena wabah corona dan pihak rutan melarang bertemu karena untuk kebaikan kesehatan kami," katanya.

Hal yang sama disampaikan warga binaan lainnya yang mengaku melalui video call meski hanya 15 menit bisa mengetahui keadaan di rumah dan keadaan keluarga apalagi keluarga yang menggunakan handphone bisa keliling memperlihatkan kondisi rumah maupun keluarga.

"Kita di dalam juga cemas karena katanya corona sudah banyak menyebar dan banyak yang meninggal, kita jadi cemas keluarga di luar tapi dengan video call menjadi tau," tambah warga binaan tersebut seraya dibenarkan teman-temannya.

Sementara itu, Kepala Rutan Prabumulih, Reza Meidiansyah Amd IP SH mengatakan, Rutan Prabumulih sudah menerapkan sesuai dengan surat edaran dari Kemenkumham dalam upaya penanggulangan penyebaram dan pencegahan covid-19.

"Kita menutup kunjungan dan hanya menerima titipan makanan untuk disampaikan kepada narapidana. Selama penutupan kunjungan itu kita siapkan 7 unit komputer untuk dipakai video call antara warga binaan dengan keluarga dan dilakukan secara antri dan 15 menit tiap orang," ungkapnya.

Reza menegaskan, selain itu pihaknya sejak lama menyiapkan hand sanitizer dan masker serta memeriksa kesehatan warga binaan maupun petugas rutan.

Video: Antisipasi Covid-19, USP SMK Muhammadiyah 1 Palembang Daring dari Rumah Masing-masing Siswa

 

BREAKING NEWS: Presiden Resmi Batalkan Ujian Nasional 2020

"Kita juga tiap 3 hari sekali membagikan vitamin kepada warga binaan dalam penanggulangan covid-19 dan selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah tahanan," tegasnya.

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved