Bekerja Dari Rumah Ala Klub Jawa Timur Ini, Pemain Wajib Kirim Video Latihan di Rumah Tiap Hari

Bekerja Dari Rumah Ala Klub Jawa Timur Ini, Pemain Wajib Kirim Video Latihan di Rumah Tiap Hari

Bekerja Dari Rumah Ala Klub Jawa Timur Ini, Pemain Wajib Kirim Video Latihan di Rumah Tiap Hari
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Bekerja Dari Rumah Ala Klub Jawa Timur Ini, Pemain Wajib Kirim Video Latihan di Rumah Tiap Hari 

Bekerja Dari Rumah Ala Klub Jawa Timur Ini, Pemain Wajib Kirim Video Latihan di Rumah Tiap Hari

SRIPOKU.COM -- Bekerja dari rumah ala klub asal Jawa Timur ini berupa pembatasan sosial dengan di rumah masing-masing tetapi mereka tetap menjalankan program latihan yang telah disusun tim pelatih.

Sebagai langkah preventif mencegah penularan Virus Corona atau Covid 19, salah satu tim dari Jawa Timur yakni Persik Kediri.

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo memberi tugas kepada para pemainnya selama aktivitas latihan tim diliburkan.

“Kami berikan tugas pemain selama libur ini. Seputar physical saja, kita amati kegiatan mereka dengan kita suruh kirim video,” kata mantan pelatih Arema FC itu.

Selama berada di rumah, tim pelatih mengontrol perkembangan pemain melalui video yang dikirimkan masing-masing pemain ketika melakukan latihan secara mandiri.

Joko Susilo menjelaskan bahwa hari ini merupakan hari pertama bagi Paulo Sitanggang dkk menggelar latihan mandiri. 

Menurut pelatih asal Cepu itu, pemainnya begitu antusias menjalani latihan perdana di rumah.

Terbukti Langgar Aturan Ini Pemain PSIS Semarang Bisa Terancam Sanksi

Antisipasi Virus Corona di Lubuklinggau Polisi Bubarkan Pertandingan Sepakbola di Stadion Petanang

Kasus Corona di Sumsel 1 Positif, 2 Meninggal Dunia dan 5 PDP Masih Tunggu Hasil Lab

Baru Pulang Dari Surabaya, Seorang Remaja Diisolasi di RSUD Prabumulih

“Hari ini hari pertama dilaksanakan program latihan di rumah masing-masing. Antusiasnya bagus,” ucap pelatih yang akrab disapa Gethuk tersebut.

Jika pemain Persik Kediri lalai dalam mengirim video aktivitas latihan, mereka akan mendapatkan sanksi  yang diterapkan oleh Joko Susilo.

“Kalau tidak kirim dengan alasan tidak jelas pasti ada sanksi berupa denda,” tandasnya.  

Joko berharap program yang diberikan dijalankan dengan latihan yang berkualitas meskipun harus berlatih secara mandiri di rumah masing-masing.

Editor: adi kurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved