Piala Dunia 2026

Profil Peserta Piala Dunia 2026: Kane Cs Hilangkan Trauma Inggris di Babak Final

Kegagalan dua kali berturut-turut di babak final Euro menjadi motivasi Inggris untuk membawa pulang juara Piala Dunia 2026.

Tayang:
Editor: Refly Permana
Instagram/@harrykane
TAMPIL BAIK - Penyerang timnas Inggris, Harry Kane (kanan), siap tampil baik bersama negaranya pada Piala Dunia 2026 nanti. Dua kali gagal di babak final Euro akan dijadikannya sebagai motivasi. 

Ringkasan Berita:
  • Setelah gagal di final Piala Eropa 2021 dan 2024, Inggris dinilai sudah saatnya kembali meraih gelar bergengsi di Piala Dunia 2026
  • Inggris tergabung dengan Kroasia, Ghana, dan Panama di fase grup.
  • Selain Kane, Inggris mengandalkan Rashford, Saka, Gordon, Foden, Bellingham, Rice, Palmer, serta lini belakang yang dihuni Guehi, Tomori, dan Stones

 

SRIPOKU.COM - Dua gelar juara Piala Eropa sudah sangat dekat dengan tim nasional Inggris.  

Akan tetapi, Piala Eropa 2021 dan Piala Eropa 2024 belum menjadi milik The Three Lions.

Sebab itu, Piala Dunia 2026 dirasa sudah saatnya bagi Inggris untuk kembali meraih gelar juara bergengsi.

Kerap disebut sebagai negara nenek moyang sepak bola, prestasi tim nasional Inggris masih jauh dari ekspektasi.

Memiliki liga dengan status terbaik di dunia, Inggris justru hanya memiliki satu gelar juara Piala Dunia.

Pada tahun 2026 ini, selain materi pemain yang mumpuni, Inggris juga dilatih oleh Thomas Tuchel yang sudah berpengalaman di klub-klub raksasa Eropa.

Baca juga: Pahlawan City di Carabao Cup Mirip Valverde, Triple Save James Trafford Modal ke Piala Dunia 2026

Di fase grup, Harry Kane dan kolega akan bersaing dengan Kroasia, Ghana, dan Panama.

Dua negara yang disebut pertama tentu bisa menjadi batu sandungan bagi Inggris untuk lolos dari fase grup.

Namun, jika berhasil melewati rintangan pertama, setidaknya hal itu dapat menumbuhkan rasa percaya diri untuk melalui babak-babak selanjutnya.

Trauma Babak Final

Ada satu hal yang dicemaskan penggemar Inggris, yakni kegagalan di dua babak final Piala Eropa terakhir.

Kondisi ini bisa saja menimbulkan trauma andaikata Inggris bisa melangkah jauh hingga babak akhir.

Namun, Kane yang diyakini akan menjadi kapten menampik hal tersebut.

Striker Bayern Munich itu mengatakan, dua kegagalan tersebut justru membuat timnya semakin termotivasi.

"Fakta bahwa kami sudah sangat dekat jelas memotivasi saya untuk kembali berada di sana dan mencoba melangkah satu tingkat lebih jauh lagi," kata Kane dalam wawancaranya bersama FIFA.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved