Terbukti Langgar Aturan Ini Pemain PSIS Semarang Bisa Terancam Sanksi
Manajemen PSIS Semarang menyiapkan sanksi kepada pemainnya apabila melanggar aturan selama masa libur akibat pandemi Virus Corona.
Terbukti Langgar Aturan Ini Pemain PSIS Semarang Bisa Terancam Sanksi
SRIPOKU.COM -- Manajemen PSIS Semarang menyiapkan sanksi kepada pemainnya apabila melanggar aturan selama masa libur akibat pandemi Virus Corona.
Wabah Virus Corona di Tanah Air sudah memasuki fase yang cukup mengkhawatirkan.
Alhasil, beberapa klub Shopee Liga 1 Indonesia 2020 memilih meliburkan pemain demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Ada sejumlah klub yang telah menyiapkan opsi seperti hukuman apabila ada pemain yang melanggar aturan selama libur.
PSIS Semarang misalnya, mereka akan memberikan sanksi kepada pemain jika terbukti melanggar aturan selama libur akibat dari dampak penyebaran Virus Corona.
Kepastian mengenai sanksi yang akan diberikan kepada pemain PSIS Semarang dijelaskan langsung oleh Wahyoe Winarto selaku manajer klub.
• Antisipasi Virus Corona di Lubuklinggau Polisi Bubarkan Pertandingan Sepakbola di Stadion Petanang
• Kasus Corona di Sumsel 1 Positif, 2 Meninggal Dunia dan 5 PDP Masih Tunggu Hasil Lab
• Berikut Curhat Bupati Karawang Positif Virus Corona, Akui Tak Ada Gejala, Saya Tidak Rasakan Apapun
• Baru Pulang Dari Surabaya, Seorang Remaja Diisolasi di RSUD Prabumulih
"Apabila ada pemain yang melanggar, kami pasti akan beri sanksi," ujar Wahyoe Winarto.
"Kami berharap semua pemain bisa menaati aturan tersebut demi kesehatan dan kebugaran semua orang," ucap Wahyoe lagi.
Dilansir BolaSport.com dari laman Antara, Selasa (24/3/2020), adapun aturan yang tidak boleh dilanggar yaitu tetap melakukan latihan mandiri, menjaga pola makan, dan tidak keluar rumah supaya ketika kembali berkumpul pemain dalam keadaan prima untuk mengikuti latihan.
Sebelum para pemain diliburkan, tim dokter PSIS telah menimbang berat badan dan akan dicocokkan kembali ketika pemain sudah kembali ke Semarang.
Apabila saat kembali ditimbang hasilnya berbeda, maka manajemen akan memberikan sanksi.
Wahyoe Winarto menjelaskan akibat Virus Corona ini, PSIS Semarang meliburkan pemainnya selama dua pekan dan semua anggota tim diizinkan kembali ke rumah masing-masing.
"Kami memutuskan untuk meliburkan pemain selama dua minggu ke depan, namun saat libur para pemain tetap diberi materi latihan mandiri," ujar Wahyoe.
"Pemain juga dituntut untuk menjalankan pola hidup sehat dan bersih," katanya.
Sampai Selasa (24/3/2020), jumlah pasien yang terjangkit virus corona di Indonesia berjumlah 686 orang, 55 di antaranya meninggal dunia dan 30 orang sudah dinyatakan sembuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/logo-psis-semarang.jpg)