Lindungi Adik Saat Bentrok dengan PT Artha Prigel, Putra Warga Desa Batu Lahat Meregang Nyawa

Putra tewas setelah ditusuk dari belakang saat terjadi bentrok antara warga Desa Pagar Batu PT Arta Prigel dengan warga Desa Pagar Batu.

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Refly Permana
sripoku.com/ehdi amin
Usmawati ibu dari Putra Bakti, korban tewas pasca bentrok. 

Usmawati ibu dari Putra Bakti, korabm tewas pasca bemtrok.

SRIPOKU.COM, LAHAT - Tak bisa diungkapkan dengan kata kata kesedihan yang dirasa pasangan suami istri Burlian dan Usmawati.

Betapa tidak, warga Desa Pagar Batu Kabupaten Lahat ini kehilangan anaknya, Putra Bakti.

Putra tewas setelah ditusuk dari belakang saat terjadi bentrok antara warga Desa Pagar Batu PT Arta Prigel dengan warga Desa Pagar Batu, Kecamatan Pulau Pinang, Lahat, Sabtu (21/3/2020) sekitar pukul 11.00.

"Pagi itu sebelum berangkat dia pamit kalau akan ikut bersama warga untuk mendatangi lahan yang bersengketa.

Usai pamit itu, ia meminta bikinkan kopi dan agar kopi tersebut dimasukkan dalam botol. Kopi itu dibawahnya bersama teman desa yang juga ikut, " kenang Usmawati, ibu almarhum Putra, saat dibincangi dirumahnya, Minggu (22/3/2020).

Beraninya Billy Syaputra Ajak Zaskia Gotik Menikah hingga Janjikan Harta Ini, Daripada Belum Pasti

Setelah itu, ia bersama dengan suami pergi ke kebun. Tak ada firasat apapun. Namun, setelah siang, tiba tiba ada warga yang datang dan memberikan kabar jika Sumarlin, adik dari Putra, di bawah ke RSUD Lahat.

"Kami pulang dan langsung mau ke RSUD Lahat. Tapi pas sudah naik ojek, ada warga saudara yang bilang kami lebih baik tunggu dirumah.

Karena Putra (almarhum) akan pulang. Atas saran itu kami gak jadi ke RSUD Lahat dan menunggu dirumah, "terangnya.

Saat dirumah, ia juga belum tau dan tidak berfikir jika anaknya sudah meninggal.

Bupati Lahat, Cik Ujang, SH saat melihat warga Desa Pagar Batu mendapatkan perawatan medis di RSUD Lahat.
Bupati Lahat, Cik Ujang, SH saat melihat warga Desa Pagar Batu mendapatkan perawatan medis di RSUD Lahat. (sripoku.com/ehdi amin)

Namun, saat tiba di rumah saudara sudah mementangkan kasur dan dari arah masjid terdengar suara beduk (Pertanda ada yang meninggal. Dari itu, tiba tiba datanglah warga dan almarhum.

"Pas tiba di rumah baru tahu kalau anak kami sudh meninggal. Kami mengira yang meninggal itu Marlin tapi ternyata Putra. Marlin saat itu masih di RSUD Lahat,"tuturnya.

Masker Jadi Bahan Langkah, Berikut Tips Cara Buat Masker Versi Maia Estianty, Mudah dan Efisien!

Disampaikan Burlian, dari cerita yang ia dapat jika Putra meninggal karena menyelamatkan adiknya yang saat kejadian sudah terkapar karena kena tusuk di bagian belakang.

Melihat adiknya luka, Putra datang untuk melindungi sehingga tidak diamuk.

Namun, saat menutupi adiknya ia mala ditusuk dari belakang dengan senjata tajam sehingga meninggal dunia.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved