Lamaran di Pantai Pria Spanyol Ditangkap Bersama Pacarnya, Dianggap Berbahaya saat Lockdown Corona
Lamaran di Pantai, Pria Spanyol Ditangkap Bersama Pacarnya Karena Dianggap Berbahaya saat Lockdown Corona
"Kalian tidak bisa bertanggung jawab. Sebagian mungkin ini menganggap candaan. Ini adalah situasi serius," jelas kepolisian.
Di Tenerife, tepatnya di kota Guimar, lima orang dijatuhi denda setelah bermain bola di luar ruangan dan mengunggahnya di Instagram.
Spanyol menjadi negara dengan jumlah kasus virus corona tertinggi kedua di Eropa setelah Italia, dengan 21.571 infeksi dan 1.093 kematian.
Di Madrid, di mana lebih dari sepertiga kasus berasal, polisi menggunakan drone untuk mencegah masyarakat keluar rumah.
Selain itu sebagaimana diberitakan Reuters, pemerintah sampai mengerahkan tentara di 14 kota untuk semakin memantapkan lockdown.
Karena harus melakukan karantina, muncul banyak video di media sosial memperlihatkan orang-orang bermain musik atau bernyanyi dari balik jendela rumahnya.
Tak hanya itu. Momen solidaritas pun terjadi di mana masyarakat Negeri "Matador" memberikan tepuk tangan bagi tim medis yang bertugas.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lamar Pacar di Tengah Lockdown Virus Corona, Pria di Spanyol Dihukum", https://www.kompas.com/global/read/2020/03/21/182154670/lamar-pacar-di-tengah-lockdown-virus-corona-pria-di-spanyol-dihukum?page=2.
Penulis : Ardi Priyatno Utomo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/obatcorona.jpg)