Berita Muratara

Suami di Sumut ini Ajak Istri Jalan-jalan ke Muratara Sumsel, tapi Sambil Antar Pesanan Sabu

Rahmat Syah (42) bersama istrinya Min Hadrah (42) mendekam di sel tahanan Polres Musi Rawas Utara (Muratara).

Tribun Sumsel / Rahmat Aizullah
Pasangan suami istri jadi kurir sabu ditangkap Satres Narkoba Polres Muratara 

Suami di Sumut ini Ajak Istri Jalan-jalan ke Muratara Sumsel, tapi Sambil Antar Pesanan Sabu

SRIPOKU.COM, MURATARA - Rahmat Syah (42) bersama istrinya Min Hadrah (42) mendekam di sel tahanan Polres Musi Rawas Utara (Muratara).

Pasangan suami istri (Pasutri) ini dibekuk anggota Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Muratara karena kedapatan membawa sabu.

Keduanya merupakan warga Desa Pekan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

Rahmat Syah mengaku terpaksa menjadi kurir sabu dari Sumatera Utara ke Kabupaten Muratara Sumsel karena kebutuhan ekonomi.

"(Mejadi kurir sabu) karena kebutuhan ekonomi," kata Rahmat Syah saat konferensi pers di Mapolres Muratara, Kamis (19/3/2020).

Ada Kemacetan di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara Palembang, Ada Apa dengan Jembatan Musi II?

 

Pengurus Masjid Agung Palembang Gulung Karpet,Salat Jumat Tetap Digelar,Jemaah Bawa Sajadah Sendiri

Rahmat mengaku baru pertama kali menjadi kurir sabu dan sengaja mengajak istrinya mengantar sabu ke Muratara sekalian jalan-jalan.

"Baru sekali ini (jadi kurir sabu), (ajak istri) sekalian jalan-jalan," katanya.

Sehari-hari di Sumatera Utara, Rahmat dan istrinya Min Hadrah bekerja sebagai penjual jus di rumahnya.

Dia mengantar sabu ke Kabupaten Muratara diupah sebesar Rp 6 juta, namun baru dibayar Rp 3 juta.

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved