Polda Sumsel
Safari Jumat Kapolda Sumsel di Masjid Jamiadha, Ajak Jamaah Berantas Peredaran Narkoba
Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto, MM melaksanakan Safari Sholat Jumat bersama Pejabat Utama Polda Sumsel bertempat di Masjid Jamiadha.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto, MM melaksanakan Safari Jumat bersama Pejabat Utama Polda Sumsel bertempat di Masjid Jamiadha Bukit Sangkal Palembang, Jumat (13/3).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel mengucapkan banyak terimakasih kepada pengurus Masjid Jamiadha maupun jamaah yang hadir karena telah diterima dengan baik dan bisa beribadah bersama di Masjid Jamiadha Palembang.
Kemarin Polda Sumsel melakukan konferensi pers tentang penangkapan Narkoba yang terbesar di awal tahun 2020, tentunya ini merupakan kerjasama antar warga Sumsel khususnya Palembang yang telah membantu kami dalam memberantas peredaran narkoba.
Kapolda mengakui memberantas Narkoba merupakan tugas bersama dalam mencegah masuknya barang terlarang seperti narkoba di wilayah Sumsel.
"Kami meminta kepada jamaah yang hadir untuk bisa menyampaikan kepada keluarga, tetangga sekitarnya untuk bersama peduli akan bahaya narkoba, mari kita semua untuk mengawasi dan memberikan informasi kepada kita sebagai pihak Kepolisian, karena narkoba bisa membahayakan generasi kita selanjutnya," ujar Kapolda".
• Terkait Virus Corona, 8 Orang Masih Dalam Proses Pemantauan Dinas Kesehatan Sumsel
• Rencana Palembang Menambah Jaringan Gas 6000 SR Melalui PT SP2J Dpat Respon dari BPH Migas
• Konser Noah Promo Albun Keterkaitan Keterikatan Besok Sabtu di PSCC, Gandeng Penyanyi Lokal
Di kesempatan itu pula, Kapolda Sumsel mengingatkan tentang bahaya senjata tajam, "Banyak kejadian di wilayah Sumsel ini yang disebabkan oleh senjata tajam, maka dari itu saya sebagai Kapolda meminta kepada bapak-bapak maupun saudara-saudara sekalian untuk tidak membawa sajam yang bukan peruntukkannya," imbau Priyo Widyanto.
Karena lanjut Kapolda membawa Sajam bisa berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Di wilayah Sumsel khususnya Palembang periode Nopember-Maret 2020 terdapat korban jiwa sebanyak 27 orang,
Pencegahan ini merupakan tanggung jawab kita bersama, tandas Kapolda".
"Kami terus berupaya memberikan penyuluhan, sosialisasi, serta penegakan hukum terhadap tindak pidana membawa sajam, karena apabila kita tidak menghilangkan kesan tujah ini, maka kita akan rugi sendiri, karena yang menjadi pelaku adalah orang kita sendiri dan yang menjadi korban juga orang kita sendiri, jadi saya berharap dengan kehadiran bapak-bapak maupun saudara-saudara pada saat ini, dapat meneruskan pesan saya kepada saudara dan tetangga kita yang ada dirumah, sekecil apapun informasinya mohon disampaikan kepada pihak kami sebagai pihak Kepolisian, tutup Kapolda Sumsel".
Dalam kegiatan tersebut, tampak hadir mendampingi Kapolda Sumsel, Dir Intel Polda Sumsel Kombes Pol. Drs Budi Sajidin, MSi, Dirresnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol. Heri Istu Hariono, SSi, Kabid Dokkes Kombes Pol dr Syamsul Bahar, Kabid Propam Kombes Pol Dedi Sofiandi, MM, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi, MM, Kayanma Polda Sumsel AKBP Sutriyo, serta Kapolrestabes Kombes Pol Anom Setyadji, SIK