Berita Banyuasin

Masyarakat Sungsang Banyuasin Andalkan Hasil Laut, Jika Cuaca Buruk Begini Kondisinya

Desa Sungsang berada di Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan merupakan desa dengan mata pencariannya dari hasil laut.

Penulis: Bayazir Al Rayhan | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/Bayazir Al Rayhan
Suasana aktifitas masyarakat Desa Sungsang Banyuasin II Kabupaten banyuasin Sumsel. 

Kehidupan Masyarakat Sungsang Banyuasin, Mengandalkan Hasil Laut untuk Perekonomian

SRIPOKU.COM, SUNGSANG - Desa Sungsang yang berada di Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan merupakan desa dengan mata pencariannya dari hasil laut.

Masyarakat Desa Sungsang dikenal dengan keramahan penduduknya. Selain itu juga masyarakat didesa ini mengandalkan hasil laut sebagai perekonomiannya.

Berjarak tempuh sekitar dua jam perjalanan darat dari Kota Palembang, masyarakat yang datang akan disambut dengan becak motor (Bentor) yang berjajar di sekitaran daerah Sungsang.

Jalan yang ada di Desa Sungsang sendiri tidak terlalu luas sekitar tiga meter dan dikelilingi pemukiman penduduk.

Dibangun diatas perairan, tak jarang ketika ada kendaraan yang lewat di daerah ini jalan bergetar dikarenakan jalan merupakan jalan yang dicor.

Masyarakat Desa Sungsang setiap harinya beraktivitas seperti masyarakat pada umumnya.

Beraktivitas di depan rumah yang sangat dekat dengan jalan, becak motor (Bentor) dan motor warga yang setiap waktu melintas di jalan serta anak-anak di desa yang bermain dengan teman-temannya merupakan pemandangan sehari-hari yang ada di Desa Sungsang ini.

Anak-anak di Desa Sungsang yang masih terbilang kecil sangat berani bermain di pinggiran laut, tidak tampak raut wajah ketakutan dari anak-anak di desa ini.

Berlarian, menaiki kapal nelayan yang sewaktu-waktu bisa membuat mereka jatuh kelaut tidak sama sekali membuat mereka ketakutan.

Masyarakat pun terutama kaum laki-laki kebanyakan mandi dan membersihkan badan mereka dengan langsung terjun dari daratan ke laut.

Tampak beberapa kali bapak-bapak yang membersihkan badannya dengan mandi di perairan Sungsang ini.

Masyarakat di desa pesisir Sungsang ini mengandalkan hasil laut sebagai perekonomiannya.

Bikin KTP tak Kunjung Selesai, Warga Palembang Ngaku Rogoh Kocek Hingga Rp 200 Ribu

Buron 6 Tahun, Bagong Pelaku Perampokan Sadis di Banyuasin Dilumpuhkan

Dua Truk Bermuatan 20 Ton BBM Diduga Ilegal Diamankan Dit Sabhara Polda Sumsel Saat Menuju Lampung

Saat ini memasuki penghujung bulan pebruari, masyarakat Desa Sungsang hanya bisa gigit jari akibat cuaca buruk yang melanda.

Para nelayan terpaksa tidak pergi melaut akibat gelombang air laut yang tinggi.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved