Banjir Melanda PALI, SDN 3 Hanya Libatkan 3 Pelajarnya untuk Naikkan Bendera Sambil Telanjang Dada

akibat halaman sekolah direndam banjir, pelajar SD Negeri 3 Tanah Abang, terpaksa tidak menggelar upacara kenaikan Bendera Merah Putih.

Banjir Melanda PALI, SDN 3 Hanya Libatkan 3 Pelajarnya untuk Naikkan Bendera Sambil Telanjang Dada
handout
Tiga pelajar SDN 3 Tanah Abang menaikkan bendera di tengah genangan air. 

Laporan wartawan sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Aliran air Sungai Lematang yang meluap sehingga mengakibatkan sebagian wilayah di Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi terendam, Senin (24/2/2020).

Tak hanya berdampak pada pemukiman penduduk yang merendam 10 desa, air juga menggenangi sekolah sehingga mengganggu aktivitas.

Seperti aktivitas upacara bendera Merah Putih pada setiap hari Senin.

25 Finalis Siap Bersaing di Tahap Penjurian di Kartini Milenial Award (KMA) 2020

Dimana, akibat halaman sekolah direndam banjir, pelajar SDN 3 Tanah Abang, terpaksa tidak menggelar upacara kenaikan Bendera Merah Putih karena halaman upacara terendam banjir yang mencapai 50 centimeter.

Kepala SDN 3 Tanah Abang, Matdarusalam SPd, menjelaskan bahwa pihaknya terpaksa tidak menggelar upacara bendera merah putih di hari Senin karena ketinggian air cukup tinggi merendam halaman lapangan upacara.

Meski begitu, kata dia, pihaknya hanya melibatkan tiga siswanya untuk menaikkan Bendera Merah Putih.

"Sudah seminggu banjir merendam halaman sekolah dan upacara tidak dilakukan.

Namun kita minta tiga (3) siswa untuk mengibarkan Bendera Merah Putih." ungkap Matdarusalam, Senin.

Menurut dia, meski telah satu minggu terakhir halaman sekolahnya direndam, namun tidak begitu menggangu proses belajar mengajar.

Naik Rp 5.000, Harga Emas Antam Senin 24 Februari 2020 Cetak Rekor Tertinggi Rp 809.000 per Gram

"Kegiatan belajar mengajar berjalan normal seperti biasanya." jelasnya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Junaidi Anuar mengatakan bahwa terdapat 10 desa yang berada di bantaran Sungai Lematang terkena dampak banjir sejak sepekan terakhir akibat tingginya curah hujan.

"Kita akan bantu air bersih dari BPBD dan Damkar, kemudian memberikan pelayanan kesehatan serta posko terpadu 1x24 jam, serta melibatkan sejumlah petugas untuk terus memantau pergerakan debit air" katanya.(cr2)

-----------------
Teks foto:
Sebanyak tiga (3) siswa SDN 3 Tanah Abang Kabupaten PALI mengibarkan bendera Merah Putih tengah luapan air.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved