Ingat! Anak yang Biasa Tidur Larut Malam Berisiko Obesitas

Studi terbaru mengaitkan waktu tidur larut malam dengan peningkatan risiko obesitas pada anak-anak.

Editor: Bejoroy
macampenyakit.com
Ilustrasi - Peneliti menemukan, anak-anak yang biasanya tidur larut malam --ditentukan di atas jam 9 malam oleh peneliti-- memiliki ukuran pinggang lebih lebar dan indeks massa tubuh (BMI) lebih tinggi. 

SRIPOKU.COM - Studi terbaru mengaitkan waktu tidur larut malam dengan peningkatan risiko obesitas pada anak-anak.

Peneliti menemukan, anak-anak yang biasanya tidur larut malam --ditentukan di atas jam 9 malam oleh peneliti-- memiliki ukuran pinggang lebih lebar dan indeks massa tubuh (BMI) lebih tinggi.

Namun, peneliti mengatakan orangtua tidak boleh terburu-buru membuat anak mereka tidur lebih awal.

Anak yang Kurang Tidur Membuat Fisik Lebih Lemah dan Berisiko Obesitas

Anak Memiliki Asma Lebih Berisiko Obesitas

Para ibu dan ayah disarankan untuk tetap fokus mempertahankan rutinitas waktu makan dan tidur pada anak. 

Penelitian yang menemukan kaitan antara tidur larut malam dan obesitas itu dilakukan oleh tim yang dipimpin Dr. Claude Marcus, profesor pediatri di Karolinska Institute, Swedia.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Studi ini --bagian dari studi yang lebih luas terkait obesitas-- berfokus pada 107 anak di Swedia, dengan 64 anak mempunyai orangtua yang diklasifikasikan termasuk kelebihan berat badan.

Para peneliti memantau berat, tinggi, dan lingkar pinggang tiap anak dari usia satu hingga enam tahun, dan semuanya memiliki ukuran yang sama ketika studi dimulai.

Aktivitas tidur diukur selama tujuh hari berturut-turut satu tahun sekali selama masa penelitian dengan pelacak yang dikenakan di pergelangan tangan anak.

Ilustrasi - Anak Obesitas.
Ilustrasi - Anak Obesitas. (Healthline)

Anak-anak yang biasanya tidur larut malam memiliki ukuran pinggang lebih luas dan BMI lebih tinggi di akhir penelitian.

" Tidur larut malam adalah salah satu faktor yang sangat menonjol. Ini dikaitkan dengan peningkatan berat badan. Namun, yang bisa dilihat adalah hubungan. Tidak jelas apakah jika anak-anak itu diminta tidur awal hasilnya akan berubah," kata Marcus.

Gaya hidup

Terjaga melebihi jam 9 malam bisa menjadi salah satu tanda dari gaya hidup yang kurang sehat dan menempatkan anak-anak pada risiko kelebihan berat badan.

Ia mencatat, waktu tidur anak-anak di seluruh dunia sangat bervariasi --anak di Spanyol dan beberapa bagian di Asia umumnya begadang lebih lama.

Anak Obesitas.
Anak Obesitas. (macampenyakit.com)
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved