Kampus Merdeka Ala Nadiem
Mengupas Kebijakan Kampus Merdeka Ala Nadiem
Kampus Merdeka oleh Mendikbud, Nadiem Anwar Makarim di Gedung Kemendikbud (24/1/2020), banyak respon yang muncul.
Mengupas Kebijakan Kampus Merdeka Ala Nadiem
Suryati, M.H.
Dosen Universitas PGRI Palembang
Pasca ditetapkannya program dan kebijakan perguruan tinggi yang bertajuk Merdeka Belajar : Kampus Merdeka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim di Gedung Kemendikbud (24/1/2020), banyak respon yang muncul.
Respon yang muncul tidak hanya di media konvensional namun sampai di media sosial.
Banyak tanggapan baik dari para ahli, akademisi bahkan mahasiswa yang mencoba memberikan sudut pandang lain berupa kritikan, tanggapan sampai pertanyaan mengenai teknis dari program dan kebijakan yang telah dibuat.
Respon dari kalangan kampus juga beragam, ada yang langsung bereaksi dengan melakukan kegiatan bedah program dan kebijakan, namun banyak juga kampus seperti masih kebingungan dengan langkah apa yang selanjutnya harus dilakukan.
Tulisan kali ini tidak akan banyak menilai program dan kebijakan ini karena tentu selalu ada niatan baik pada setiap program dan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.
Selain itu terlalu dini untuk menilai karena program dan kebijakan yang baru saja diluncurkan.
Hal yang paling mungkin dilakukan adalah evaluasi terkait hasil yang ingin dicapai serta komparasi dengan kondisi saat ini.
Memahami Kebijakan
Sebagai orang yang berkecimpung di kampus, tentu saya merasa harus tahu terkait bagaimana program dan kebijakan dari Mendikbud terkait Kampus Merdeka.
Saya mencoba membaca dan meluangkan waktu menonton video dengan durasi sekitar 40 menit di laman berbagi video youtube.
Kesan pertama yang terlihat adalah tentu saja optimisme sangat terpancar dari paparan Mendikbud terkait program dan kebijakan ini.
Terdapat 4 (empat) poin penting dalam paparan mengenai program dan kebijakan Kampus Merdeka yang dipaparkan oleh Mendikbud, yang coba kita bandingkan dengan program dan kebijakan sebelumnya yang telah berjalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/suryati.jpg)