Berita OKU Selatan

Hilangnya Musmin dan Kuat karena Masuk Hutan Mencari Rekannya Membuat Panik Warga Kisam OKU Selatan

Musmin dan Kuat, warga Kisam Tinggi OKU Selatan ini kembali masuk hutan untuk mencari rekannya Aspawan yang sempat hilang.

Hilangnya Musmin dan Kuat karena Masuk Hutan Mencari Rekannya Membuat Panik Warga Kisam OKU Selatan
SRIPOKU.COM/Alan Nopriansyah
Warga KisamTinggi OKU Selatan bersama BPBD, TNI dan Polri saat mencari keberadaan warganya yang hilang di hutan saat mencari umbut rotan, Minggu (10/2/2020). 

SRIPOKU.COM, MUARADUA--Aspawan (42) warga Desa Kota Padang Kecamatan Kisam Tinggi OKU Selatan sempat dinyatakan hilang selama 3 hari sejak Kamis di dalam hutan rimba saat mencari umbut rotan.

Namun, Aspawan akhirnya ditemukan tiga hari setelahnya Sabtu sore.

Tetapi yang menjadi masalah menimpa rekan Aspawan yakni Musmin dan Kuat. Kedua rekannya justru pergi ke hutan untuk mencari Aspawan yang sempat hilang.

Mereka merasa bertanggungjawab atas kehilangan Aspawan sehingga kembali masuk hutan untuk mencari Aspawan yang hilang.

Akibatnay keduanya ini membuat panik warga setempat karena tak kunjung pulang.

Alhasil, selama satu hari tak kunjung pulang sementara Aspawan telah kembali ke desa Sabtu (8/2) sore, kedua temannya yang mencari secara terpisah itu kembali ke desa keesokan harinya, Minggu (9/2) dan meminta dijemput di wilayah Kabupaten OKU, Kecamatan Lengkiti.

Musmin (45) dan Kuat (38) mencari Aspawan di kawasan Bukit Luncuk yang termasuk dalam kawasa Bukit Nanti lebih dari 24 jam.

Dijambret di Jalan Soekarno Hatta Palembang, Mahasiswi UMP Ini Kehilangan Uang dan Berkas Penting

Widya Kelahiran Palembang Wakili Sumsel di Ajang Pemilihan Putri Indonesia 2020, Ini Katanya

Empat Pelaku Narkotika Jenis Sabu Diamankan di Polres Muaraenim Berikut Senjata Api Rakitan

"Iya pasca Aspawan telah ditemukan, kembali dibuat panik oleh dua orang rekan Aspawan yang belum juga kembali,"ujar Kepala BPBD OKU Selatan Donny Agusta, SKM, MM, Senin (10/2/2020).

Disampaikan Donny, Musmin dan Kuat dikabarkan mencari keberadaan rekannya Aspawan hingga memasuki perbatasan Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU yang diduga juga tersesat.

"Jadi keduanya tidak diketahui keberadaannya selama satu hari satu malam, sedangkan Aspawan telah pulang sehari sebelumnya,"ungkap Dony.

Disampaikannya, kepanikan warga dan pihak keluarga mereda saat menndapat informasi telpon seluler bahwa keduanya berada di kawasan perkebunan warga Lengkiti OKU untuk meminta jemput menggunakan sepeda motor.

"Keduanya menginformasikan berada di wilayah Lengkiti untuk meminta jemput, karena jarak ke Desa cukup jauh,"tambah Dony.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved