Berita Lubuklinggau

Truk Fuso Terperosok ke dalam Galian Drainase di Jalan Yos Sudarso Kota Lubuklinggau Sumsel

Proyek perbaikan siring drainase di sepanjang Jl Yos Sudarso Kota Lubuklinggau kembali memakan korban.

Truk Fuso Terperosok ke dalam Galian Drainase di Jalan Yos Sudarso Kota Lubuklinggau Sumsel
Tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Mobil Fuso yang terprosok di Jl Watervang saat dievakuasi, Kamis (6/2) 

SRIPOKU. COM, LUBUKLINGGAU - Proyek perbaikan siring drainase di sepanjang Jl Yos Sudarso Kota Lubuklinggau kembali memakan korban.

Kali ini mobil truk Fuso Hino kembali terperosok ke dalam siring galian drainase di Jl Yos Sudarso tepatnya di Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 tepatnya di depan Burza Hotel.

Terperosoknya mobil Fuso tersebut diduga akibat jembatan yang dipasang para pekerja tak mampu menahan beban saat dilewati mobil truk, sehingga membuatnya terprosok kedalam siring.

Diperparah sepanjang lokasi galian minim rambu-rambu keselamatan lalulintas yang dipasang oleh para pekerja.

Padahal Jl Yos Sudarso Lubuklinggau merupakan Jl. Nasional yang padat kendaraan.

Bagian Unit Lakalantas Polres Lubuklinggau mencatat sepanjang penggalian pengerjaan proyek siring drainase di Kota Lubuklinggau sudah empat kali terjadi kecelakaan.

"Kalau yang kita bantu evakuasi sudah empat kendaraan, terakhir mobil fuso ini," kata Brigadir Umar bagian Unit Laka Polres Lubuklinggau pada wartawan, Kamis (6/2/2020).

Pemerintah China Ucapkan Terima Kasih ke Indonesia, 1.020 Orang Sembuh dari Virus Corona

Sakit Hati Diputuskan Cinta, Pria di Banyuasin Sebarkan Foto dan Video Porno Sang Pacar

Tembok Pengaman Lematang Indah Pagaralam Hingga Kini Masih Rusak Pasca Kejadian Bus Sriwijaya

Umar menjelaskan, berdasarkan aturan lintas supaya suatu proyek pengerjaan drainase tersebut
tidak membahayakan para pengendara harus dipasang rambu-rambu pengaman.

"Harusnya dari jauh sudah dipasang rambu-rambu supaya tidak membahayakan pengendara. Minimal dipasang 10 meter sebelum lokasi galian," tambahnya.

Kepala Dinas Pekerja Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (DPUBMPR) Lubuklinggau, Asril Asri mengaku telah menghimbau pemborong atau pihak ketiga yang membangun drainase untuk melengkapi rambu-rambu peringatan.

"Kami telah himbau pemborong untuk melengkapi rambu peringatan, baik berupa traffic cone dan pita garis," ujarnya.

Menurutnya, sebenarnya sudah ada rambu-rambu peringatan sudah lengkap. Apalagi proyek perbaikan drainase ini sudah berjalan sepanjang tahun.

"Karena multiyear mulai dari 2019-2020. Sementara volume pekerjaannya juga masih banyak," paparnya. (Joy)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved