Berita Palembang

Waspadalah! Bandit Motor Berkeliaran di Kawasan Danau OPI Jakabaring, Seorang Pelajar Jadi Korban

Asik nongkrong di kawasan Danau OPI Jakabaring Palembang, motor ZN (14) dilarikan bandit motor, Selasa (4/2) sekitar pukul 10.00.

Waspadalah! Bandit Motor Berkeliaran di Kawasan Danau OPI Jakabaring, Seorang Pelajar Jadi Korban
SRIPOKU.COM/Andi Wijaya
ZN (14), ditemani orang tuanya, saat melapor ke Polrestabes Palembang, mengaku motornya dibawa kabur OTD, Selasa (4/2). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Asik nongkrong di kawasan Danau OPI  Jakabaring Palembang, sepeda motor milik ZN (14) dilarikan bandit motor, Selasa (4/2) sekitar pukul 10.00.

Kasus ini dilaporkan Juman Edi (44) warga Jalan Remifa, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati mendatangi SPKT Kepolisian Polrestabes, Palembang.

Dalam laporannya Juma Edi mengatakan anaknya pergi ke sekolah dengan naik motor Honda Vario BG 6463 ABB.

Akan tetapi bukannya sekolah malah anaknya ZN pergi nongkrong bersama temannya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kawasan Danau OPI Jakabaring Palembang.

"Saya tidak tahu kalau motor saya tidak dipakai ke sekolah melainkan untuk nongkrong di TKP," katanya.

Kemudian datang dua orang tidak dikenal bergabung dengan anak pelapor.

Panitia Temukan Peserta Tes CPNS di Lubuklinggau Sedang Hamil Bawa Gunting Sebagai Jimat

Setelah Vakum, Akhinya April Ini Jembatan Musi VI Palembang Dikerjakan dan Nopember Bisa Dilewati

Baru Enam Lokasi Penambangan Pasir di Kabupaten Empatlawang yang Mengantongi Izin Galian C

"Saat nongkrong bersama itu anak saya diajak salah satu pelaku untuk membeli rokok dengan pelaku sebagai pengemudinya," ungkapnya.

Usai membeli rokok, pelaku terus hendak meminjam motor tapi setelah diberikan malah pelaku langsung tancap gas, begitupun teman pelaku juga tancap gas menggunakan motor pelaku tersebut.

"Nah disaat itulah anak saya sadar kalau motor itu dibawa kabur oleh mereka yang baru dikenalnya," bebernya.

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya kejadian tindak pidana penggelapan motor yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal.

"Laporan sudah diterima oleh anggota piket kita, selanjutnya laporan polisi korban akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang. Untuk pelakunya bila terbukti bersalah akan dikenakan hukuman penjara selama empat tahun penjara," tutupnya. (diw). ‎

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved