Pencuri Sapi Pakai Mobil Pickup Ditangkap, Terbongkar oleh Pemilik Mengenali Sapi di Rumah Pelaku

Komplotan spesialis pencuri sapi, milik warga di Desa Setia Harapan Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, ditangkap Polsek Talang Kelapa

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / M ARDIANSYAH
Ketiga tersangka saat diinterogasi Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin Kompol Masnoni, Senin (27/1/2020). 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Komplotan spesialis pencuri sapi, milik warga di Desa Setia Harapan Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, ditangkap Polsek Talang Kelapa Banyuasin.

Dari 11 pelaku, tiga diantara ditangkap di rumah mereka masing-masing.

Tersangka Iwan Ali Akbar (36) warga Talang Bungin Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin,
Tersangka Almuzani (28) warga Talang Persatuan Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin dan
Erwin Yansah (19) warga Talang Bungin Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin tertangkap.

Komplotan ini, terakhir beraksi pada tanggal 20 Januari 2020 lalu. Penangkapan ketiga tersangka, dari laporan pemilik sapi yang mengenali ciri-ciri sapi miliknya yang hilang ada di rumah Iwan.

"Sapi itu belum sempat dijual, disimpan dahulu di rumah saya, tetapi pemiliknya yang tinggalnya tidak jauh dari rumah saya tahu kalau itu sapi dia," ujarnya saat diamankan di Polsek Talang Kelapa Banyuasin, Senin (27/1/2020).

Dari pengakuan Iwan, setiap mereka beraksi selalu menggunakan mobil pick up untuk mengangkut sapi curian.

Sasaran mereka, sapi yang dilepas di kebun sawit.

Ketika pemilik sedang tidak ada, mereka langsung beraksi mengangkut sapi menggunakan mobil pick up.

Biasanya, setiap kali beraksi minimal satu ekor sapi yang mereka curi.

Sapi yang dicuri, biasanya mereka jual kepada penadah yang langsung dipotong untuk dijual ke pasar.

"Untuk pembagian uang hasil jual sapi, tidak rata karena sesuai dengan tugas masing-masing," ujar pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini.

Sedangkan tersangka Erwin mengaku ia sudah enam kali ikut beraksi melakukan pencurian sapi. Tugasnya ikut mengangkat sapi ke atas mobil pick up.

"Kalau menjual aku tidak tahu, karena ada yang lain. Aku hanya ikut mencuri saja dan uang yang dikasih juga tidak besar. Kadang dikasih Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu," ungkapnya.

Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin Kompol Masnoni menuturkan, komplotan pencuri sapi ini sudah sangat meresahkan masyarakat.

Setiap beraksi, komplotan ini selalu menggunakan mobil pick up untuk mengangkut sapi yang dicuri.

"Untuk pelaku lain yang berjumlah delapan pelaku, masih menjadi buronan. Untuk identitas kedelapan pelaku sudah kami ketahui dan masih dilakukan pengejaran," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved