Sidang Korupsi PUPR Muaraenim

Tangis Robi Pecah saat Peluk Istrinya, Usai Dituntut Jaksa KPK dengan Hukuman Pidana 3 Tahun Penjara

Robi Okta Fahlevi (35), kontraktor yang ditetapkan sebagai terdakwa dalam kasus suap yang melibatkan bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani, dituntut

Tangis Robi Pecah saat Peluk Istrinya, Usai Dituntut Jaksa KPK dengan Hukuman Pidana 3 Tahun Penjara
SRIPOKU.COM/ZAINI
Terdakwa OTT KPK Robi Okta Fahlevi (35) memeluk istrinya usai mendengarkan pembacaan tuntutan pada sidang lanjutan kasus suap Bupati Muaraenim, di Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang. Pada sidang tersebut kembali mengahdirkan Kabid Pembangunan Dinas PUPR Muaraenim sekaligus PPK Alvin Mucktar, Selasa (14/1/2020) 

Tangis Robi Pecah saat Peluk Istrinya, Usai Dituntut Jaksa KPK dengan Hukuman Pidana 3 Tahun Penjara

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Robi Okta Fahlevi (35), kontraktor yang ditetapkan sebagai terdakwa dalam kasus suap yang melibatkan bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani, dituntut penjara tiga tahun oleh JPU KPK Selasa (14/1/2020).

Selain itu, JPU KPK yang menjerat pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juga menuntut terdakwa membayar denda Rp 250 juta, subsider enam bulan kurunga penjara.

Suasana haru langsung terlihat begitu majelis hakim tipikor menutup sidang.

Robi terlihat menangis ketika sang istri menyambutnya dengan pelukan. Beberapa kali terlihat Robi menyeka air matanya dengan tangan dan matanya pun terlihat memerah.

Pun begitu dengan sang istri yang tak kuasa menahan turunnya air mata.

Terdakwa OTT KPK Robi Okta Fahlevi (35)
Terdakwa OTT KPK Robi Okta Fahlevi (35) mendengarkan pembacaan tuntutan pada sidang lanjutan kasus suap Bupati Muaraenim, di Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang. Pada sidang tersebut kembali mengahdirkan Kabid Pembangunan Dinas PUPR Muaraenim sekaligus PPK Alvin Mucktar, serta Bupati Non Aktif Ahmad Yani, Selasa (14/1/2020)

Video: Robi Ngaku Kenal Ahmad Yani Baru Elvin, Sidang Keterangan Saksi Tipikor PUPR Muaraenim

Robi Ngaku Kenal Ahmad Yani Baru Elvin, Sidang Keterangan Saksi Tipikor PUPR Muaraenim

Robi Terdakwa Penyuap Bupati Muaraenim Non Aktif Menangis di Pelukan Istri, Dituntut 3 Tahun Penjara

Sedangkan selama sidang, Roby terlihat tegang. Meski lebih sering banyak menundukkan wajahnya, raut muka ketegangan tetap terlihat.

Beberapa kali pula bibirnya komat-kamit seakan mengucap kalimat atau kata berulang-ulang.

Tuntutan tersebut dijatuhkan kepada Robi, sebab JPU KPK menilai Pemilik sekaligus Direktur PT Indo Paser Beton dan CV Ayas & Co itu terbukti melanggar ketentuan pasal Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam kasus ini yaitu uang dalam bentuk Dollar Amerika sejumlah USD35.000.

Halaman
12
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved