Sidang Korupsi PUPR Muaraenim

Robi Terdakwa Penyuap Bupati Muaraenim Non Aktif Menangis di Pelukan Istri, Dituntut 3 Tahun Penjara

Pasca mengengarkan tuntutan yang dibacakan JPU KPK, Robi langsung menghampiri sang istri yang berada di kursi pengunjung ruang sidang tipikor.

Robi Terdakwa Penyuap Bupati Muaraenim Non Aktif Menangis di Pelukan Istri, Dituntut 3 Tahun Penjara
sripoku.com/anisa
Robi (kanan,kemeja putih biru) ketika memeluk sang istri pasca mendengarkan tuntutan dari JPU KPK. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Robi Okta Fahlevi (35), kontraktor yang ditetapkan sebagai terdakwa dalam kasus suap yang melibatkan bupati Muara Enim non aktif Ahmad Yani, dituntut penjara tiga tahun oleh JPU KPK Selasa (14/1/2020).

Selain itu, JPU KPK yang menjerat pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juga menuntut terdakwa membayar denda Rp 250 juta, subsider enam bulan kurunga penjara.

Suasana haru langsung terlihat begitu majelis hakim tipikor menutup sidang.

Video: Tunggu Sidang, Robi Terdakwa Penyuap Bupati Muaraenim Non Aktif Hampiri Jaksa KPK

Robi terlihat menangis ketika sang istri menyambutnya dengan pelukan. Beberapa kali terlihat Robi menyeka air matanya dengan tangan dan matanya pun terlihat memerah.

Pun begitu dengan sang istri yang tak kuasa menahan turunnya air mata.

Sedangkan selama sidang, Roby terlihat tegang. Meski lebih sering banyak menundukkan wajahnya, raut muka ketegangan tetap terlihat.

Beberapa kali pula bibirnya komat-kamit seakan mengucap kalimat atau kata berulang-ulang.

Tuntutan tersebut dijatuhkan kepada Robi, sebab JPU KPK menilai Pemilik sekaligus Direktur PT Indo Paser Beton dan CV Ayas & Co itu terbukti melanggar ketentuan pasal Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam kasus ini yaitu uang dalam bentuk Dollar Amerika sejumlah USD35.000.

Selain itu terdakwa dinilai terbukti telah melakukan suap dengan nilai dalam uang rupiah sebesar Rp22.001.000.000,00.

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved