Inilah 12 Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan, Termasuk Mengurangi Risiko Kanker Paru
Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur untuk ditambahkan ke dalam masakan. Selain meningkatkan aroma, bawang putih dapat menambahkan cita rasa
SRIPOKU.COM - Bagi sebagian besar orang, bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur untuk ditambahkan ke dalam masakan. Selain meningkatkan aroma, bawang putih dapat menambahkan cita rasa yang khas pada masakan.
Namun, manfaat bawang putih rupanya tidak hanya untuk peningkat aroma dan cita rasa, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan.
Bawang putih sudah digunakan sejak lama sebagai obat dan memiliki dampak yang positif bagi kesehatan.
• 3 Cara Sederhana Turunkan Berat Badan Dengan Gunakan Bawang Merah dan Bawang Putih. Cukup Efektif
• Inilah 5 Manfaat Bawang Putih untuk Kecantikan Kulit, Bisa Atasi Jerawat dalam Waktu Semalam
Berikut adalah 12 manfaat bawang putih bagi kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.
1. Mengurangi risiko kanker paru
Orang yang mengonsumsi bawang putih mentah setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko terkena kanker paru yang lebih rendah sebesar 44 persen.
Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan manfaat bawang putih dalam mencegah kanker paru.
2. Meringankan keracunan timah
Selain kandungan diallyl sulfide, kandungan sulfur dalam bawang putih diyakini mampu melindungi organ tubuh dari kerusakan akibat keracunan logam berat, seperti timah.
Bawang putih ditemukan dapat mengurangi kadar timah dalam darah sebesar 19% pada karyawan yang bekerja di pabrik yang memproduksi baterai untuk mobil.
Tidak hanya kadar timah, bawang putih juga dapat meringankan gejala keracunan, seperti sakit kepala dan sebagainya. Bahkan, pemberian bawang putih sebanyak tiga kali sehari lebih ampuh dalam meringankan gejala keracunan daripada obat D-penicillamine.
3. Mengurangi kadar kolesterol
Manfaat bawang putih yang lainnya adalah mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL. Pemberian suplemen bawang putih ditemukan mampu mengurangi kadar kolesterol LDL sebanyak 10-15 persen.
4. Menurunkan tekanan darah
Bagi penderita hipertensi, manfaat bawang putih dalam menurunkan tekanan darah sudah cukup umum diketahui.
Suatu penelitian menemukan bahwa pemberian 600-1.500 miligram ekstrak bawang putih memberikan efek yang setara dalam menurunkan tekanan darah seperti obat Atenolol selama dalam jangka waktu 24 minggu.
Bila doyan bawang putih mentah, maka kamu bisa mengonsumsi bawang putih mentah sebanyak empat siung per harinya untuk menurunkan tekanan darah.
5. Mampu melindungi jantung
Kandungan diallyl trisulfide dalam minyak bawang putih dapat membantu melindungi jantung setelah serangan jantung dan seusai bedah jantung, serta dapat digunakan sebagai penanganan untuk gagal jantung.
Penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa terdapat penurunan kerusakan jantung sebanyak 61% setelah zat diallyl sulfide diberikan pada tikus yang terkena serangan jantung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bawang-putih1.jpg)