Tim Shadow Walet Polres OKU Timur Tembak Seorang Pemuda Pembobol Rumah H Ibrahim

Ibrahim baru menyadari rumahnya dimasukki kawanan maling sesaat setelah dirinya ingin melaksanakan solat subuh.

Tim Shadow Walet Polres OKU Timur Tembak Seorang Pemuda Pembobol Rumah H Ibrahim
SRIPOKU.COM/REDO SAPUTRA
Johan (22), seorang pemuda asal Desa Campang Tiga Ulu Kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur dibekuk Tim Shadow Walet Polres OKU Timur, Sabtu (4/1/2020). 

Tim Shadow Walet Polres OKU Timur Tembak Seorang Pemuda Pembobol Rumah H Ibrahim

Laporan wartawan Sripoku.com, Redo Saputra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Sempat buron dalam kasus pencurian pada 07 Maret 2018 lalu, Johan (22), seorang pemuda asal Desa Campang Tiga Ulu Kecamatan Cempaka Kabupaten OKU Timur dibekuk Tim Shadow Walet Polres OKU Timur.

Penangkapan tersangka berdasarkan informasi yang diberikan warga yang menyebut bahwa Johan berada di areal kebun miliknya di Desa Campang.

Mendapat informasi tersebut, pada Sabtu (04/01/2020) dini hari Tim Shadow Walet membekuk Johan.

Johan dihadiahi timah panas karena sempat melakukan perlawanan kepada petugas.

Sukses Berikan Rasa Aman ke Warga, Gubernur Sumsel Herman Deru Bantu Kendaraan ke Polres OKU Timur

Johan merupakan satu dari tiga pelaku yang melakukan pencurian di sebuah rumah warga milik H Ibrahim bin Shaleh (67) warga Desa Campang Tiga Ulu Kecamatan Cempaka Labupaten OKU Timur.

Hal ini diungkapkan Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SIK SH melalui Kasubag Humas Polres Oku Timur, Iptu Yuli.

Yuli menerangkan awal mula kejadian pada 2018 lalu Johan bersama dua rekannya Reki Wahyudi 9240 dan Sudin (26) --saat ini tengah menjalani hukuman-- pada 07 Maret 2019 sekira pukul 02.00 WIB membobol rumah milik Ibrahim dan mengambil harta benda miliknya.

“Ibrahim baru menyadari rumahnya dimasukki kawanan maling sesaat setelah dirinya ingin melaksanakan solat subuh.

Ibrahim langsung melapor ke Polsek Cempaka Polres Oku timur,” ujar Yuli.

Cegah Radikalisme, Sat Binmas Polres OKU Timur Sosialisasi ke Ponpes dan Masyarakat

Adapun barang bukti yang disita yakni 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha mio dengan Nopol B 6958 KUV, 1 (satu) buah jam tangan serta 2 (dua) unit handpone.

Akibat perbuatannya, Johan akan dijerat pasal 363 dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Tim Shadow Walet akan terus melakukan penyelidikan terhadap pelaku serta TKP lainnya,” ujar Yuli.

Penulis: Redo Saputra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved