Pembunuh Wina Sembunyi di Empatlawang

Pasca Bunuh Wina, Pardi Sempat Gadaikan Motor Mahasiswi di Bengkulu Tersebut

Dalam perjalananya, Pardi si pembunuh Wina sempat menggadaikan motor milik korbannya yang berstatuskan seorang mahasiswi di Bengkulu tersebut.

Tayang:
Editor: Refly Permana
Facebook
Wina Mardiani semasa hidup. 

SRIPOKU.COM - Kasus penemuan mayat Wina Mardiani, mahasiswi Universitas Bengkulu yang jenazahnya ditemukan terkubur di belakang indekos di Kelurahan Bentiring, Kota Bengkulu, sudah hampir mendekati titik terang. Pasca aparat kepolisian menahan istri Pardi, Pardi pun kini sudah diamankan di Empatlawang Sumsel.

Pardi diketahui berada di Desa Tanjung Alam Kecamatan Lintang Kanan. Upaya pendekatan telah dilakukan dari pihak Polsek melalui Kepala Desa dan keluarganya sehingga tersangka Pardi (29) mau menyerahkan diri pada Kamis (19/12/2019).

Namun tak disangka, menurut informasi saat ingin menyerahkan diri tersangka izin mandi dulu. Ternyata di dalam kamar mandi malah ingin bunuh diri dengan cara melukai perutnya menggunakan pisau dan tali.

Pardi Sempat Sembunyi di Hutan, Pembunuh Mahasiswi Cantik yang Dikubur di Belakang Kos Korban

Pasca peristiwa itu, Pardi langsung dibawa aparat kepolisian ke rumah sakit yang ada di wilayah Lintang Kanan. tak lama berada di sana, Pardi lalu dibawa ke rumah sakit di Lubuklinggau.

Adapun perjalanan ditengarai memakan waktu sekitar tiga hingga empat jam.

Beberapa saat di sana, aparat kepolisian melanjutkan perjalanan menuju Bengkulu. Hingga saat ini, Pardi dikabarkan masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Bengkulu.

Adapun perjalanan dari Linggau menuju Bengkulu sekitar tiga jam.

Pardi Pembunuh Mahasiswi Wina Mardiana 3 Kali Menjalani Perawatan Pasca Lukai Perut Sendiri

Kapolres Empat Lawang AKBP Eko Yudi Karyanto SIK melalui Kapolsek Lintang Kanan Iptu Indra Gunawan, menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pendekatan melalui Kepala Desa Tanjung Alam bahkan dengan keluarga tersangka.

Tersangka sudah siap untuk menyerahkan diri, namun sebelum menyerahkan diri tersangka pamit untuk mandi

"saat di kamar mandi tersangka mau bunuh diri dengan menggunakan pisau dan tali, untung cepat ditemukan oleh keluarganya. Saat ditemukan tersangka Pardi langsung dibawah ke Puskesmas Lesung Batu untuk mendapat tindakan medis terlebih dahulu," terang Indra

Setelah mendengar tersangka mau bunuh ternyata kondisi tersangka terpaksa harus dilakukan tindakan medis.

"Tersangka langsung dirujuk ke RSUD Tebing Tinggi dan dirujuk lagi ke RS Sobirin Lubuk Linggau dengan luka robek di perut dan jeratan tali dileher, saat ini tersangka dalam keadaan kritis," tambahnya.

Wina semasa hidup dan pria yang diduga sudah membunuhnya, Pardi.
Wina semasa hidup dan pria yang diduga sudah membunuhnya, Pardi. (handout)

Wina Mardiani (20), mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Bengkulu, yang hilang sekitar 3 hari ditemukan meninggal dunia terkubur di belakang kosan yang ia tempati, Minggu (8/12/2019).

Jasad korban ditemukan terkubur di belakang kosan yang ditempatinya di Jalan Beringing, Kecamatan Muarabangkahulu, Kota Bengkulu.

Penemuan jasad korban bermula dari pencarian pihak keluarga karena korban menghilang tanpa jejak selama tiga hari.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved