Longsor Timbun Jalan Pendopo Bengkulu
Bersihkan Material Longsor di Jalan Raya Penghubung Pendopo - Bengkulu, BPBD Kerja 24 Jam Non Stop
Warga membawa cangkul, kayu, linggis dan peralatan seadaanya, untuk membersihkan material longsor seperti tanah agar tidak menutupi badan jalan.
Penulis: Awijaya | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG-- Jalan raya penghubung Pendopo - Bengkulu, tepatnya di perbatasan Desa Pulau Kemang dengan Lubuk Puding Kecamatan Ulumusi Kabupaten Empat Lawang, tertimbul material longsor, akses jalan lintas sempat terhambat, Selasa (10/12/2019).
Kejadian sekira pukul 04.00, sampai pukul 12.00 siang, kendaraan roda empat belum bisa melintas.
Warga setempat dan sopir yang hendak melintas harus gotong-royong membersihkan material longsor dengan alat seadanya agar bisa melintas.
Ada yang membawa cangkul, kayu, linggis dan peralatan seadaanya, untuk membersihkan material longsor seperti tanah agar tidak menutupi badan jalan.
Karena terjadi kemacetan cukup panjang, sementara pengendara ada yang memilih memutar dan memilih jalan alternatif.
Sedangkan untuk kendaraan roda dua, pada pagi sudah bisa melintas, terlihat anak sekolah mengendarai sepeda motor melintas di lokasi dengan melewati sisa material longsor yang menumpuk
Sekira pukul 12.00 kendaraan roda empat masih belum bisa melintas, pegendara seperti truk dan bus antar kota dan provinsi harus memutar lebih jauh melewati jalan Kecamatan Talang Padang - Padang Tepong dengan jarak sekitar satu setengah jam perjalanan memutar.
Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Empat Lawang, Murzal dikonfirmasi membenarkan adanya longsor yang menutupi badan jalan.
" Dilokasi itu memang sering longsor, sudah dua kali dalam setahun ini, sementara untuk roda dua sudah bisa lewat, kalu kendaraan roda empat sedang di upayakan, " ungkap Murzal.
• JPU KPK Akui Ada Kemungkinan Penetapan Tersangka Baru Kasus Suap Proyek di Dinas PUPR Muara Enim
• Robi Pakai Uang Pribadinya dari Empat Rekening untuk Bayar Fee kepada Bupati dan 25 Anggota DPRD
• Oknum ASN di Pemkab Lahat Ditangkap Sat Narkoba Polres Lahat, Nasib PNS-Nya Terancam
Saat ini pihak BPBD Empat Lawang sedang berkoordinasi dengan instansi terkait, Dinas Sosial, PU dan Kepolisian untuk membersihkan material longsor yang menutupi selebar badan jalan di lokasi.
Kepala BPBD Empat Lawang, Kuswinarto dikonfirmasi menjelaskan pihaknya berusaha agar jalan segera bisa dilewati kendaraan roda empat, namun pihaknya terkendala karena tidak memiliki alat berat.
Pihaknya mengaku akan segera berkoordinasi dengan PU, DLHD, Dinas Sosial dan instansi terkait untuk meminjam alat berat guna membersihkan material longsor.
" Kita sama sekali tidak ada alat berat, seperti buldozer, loader, ekskavator. Tapi akan kita upayakan paling tidak pukul 00.00 malam nanti, bisa dilewati mobil, sesuai perintah bupati dan wakil bupati kita akan bekerja 24 jam untuk mengatasi ini. Sementara kami upayakan pinjam alat berat instansi lain," kata Kuswinarto, kepada Sripoku.com, Selasa (10/12/2019)
Dilanjutkan Kuswinarto saat ini warga setempat sudah membersihkan secara manual. Dalam waktu beberapa jam alat berat dari Kecamatan Tebing Tinggi akan ke lokasi
Kuswinarro menghimbau agar masyarakat mewaspadai karena Kabupaten empat Lawang masuk dalam wilayah dengan potensi gerakan tanah menangah sampai tinggi.
Selain itu masyarakat Empat Lawang diimbau agar tidak membuka lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan jarak paling tidak 50 meter dari DAS, dan juga agar tidak membuka kebun di atas tebingan dekat jalan umum,.
Karena selain membahayakan diri sendiri juga akan mengancam fasilitas umum seperti jalan dan kendaraan yang lewat ketika ada musibah tanah longsor. (cr27)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bersihkan-material-longsor.jpg)