Kikil Mengandung Formalin

Polisi Selidiki Dugaan Kikil Formalin Milik Eva Dijual Oknum Pedagang Lain

Aparat kepolisian masih menyelidiki jika masih ada oknum pedagang yang menjual kikil mengandung formalin yang dibeli dari Eva.

Polisi Selidiki Dugaan Kikil Formalin Milik Eva Dijual Oknum Pedagang Lain
tribunsumsel/eko
Polisi ketika gelar perkara temuan kikil mengandung formalin. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Eva Yusnita (43 tahun) warga Jl Kemuning, RT 06 Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II diamankan lantaran diduga mencampur kikil dengan formalin. Ketika rumahnya digerebek, aparat polisi dan BPOM mendapati formalin di simpan di gudang.

Seperti diketahui, Eva dilaporkan warga telah mencampur kikil dengan formalin dan boraks.

Selanjutnya, kikil ini ia jual di Pasar Satelit Lubuklinggau dan di sekitarannya.

Diakui Eva, ia sudah dua bulan melakukan aksinya ini.

Tanpa Formalin dan Boraks, Eva Warga Lubuklinggau Mengaku Kikilnya Hanya Tahan Dua Hari

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono didampingi Kasatreskrim AKP Alex Andriyan mengatakan barang bukti yang diamankan dari rumahnya 50 kilogram kikil berformalin dengan rincian empat kantong plastik warna hitam dengan berat 10 kilogram, satu kantong plastik warna hitam kikil dengan berat 4 kilogram, satu kantong plastik warna bening dengan berat 6 kilogram.

Kemudian satu buah timbangan warna hijau merek Thanglong. Satu botol aqua 1500 ml cairan formalin. dan satu buah toples merah yang berisi kantong plastik bening berisi butiran kristal putih diduga boraks.

"Hasilnya ternyata semuanya positif, dengan diperkuat dengan cairan formalin didalam botol, kemudian barang bukti bersama dengan pelaku langsung diamankan ke Polres Lubuklinggau untuk penyidikan," tambahnya.

Eva Gunakan Formalin untuk Kikil yang Ia Jual di Pasar Satelit Lubuklinggau Sejak Dua Bulan Terakhir

Ketika disinggung apakah ada pelaku usaha makanan sengaja berlangganan kikil berformalin kepada dirinya, Dwi mengaku sekarang masih dalam tahap penyelidikan.

Untuk itu Dwi pun mengimbau, kepada masyarakat apabila ada yang masih menjual kikil dicampur formalin untuk menghentikan aktivitasnya sebelum ditindak tegas Polisi.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved