Berita Palembang

Kota Palembang Sehari Hasilkan 1.200 Ton Sampah, Pengelolaan Sampah Masih Amburadul

Kota Palembang Sehari Hasilkan 1.200 Ton Sampah, Pengelolaan Sampah Masih Amburadul

Kota Palembang Sehari Hasilkan 1.200 Ton Sampah, Pengelolaan Sampah Masih Amburadul
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda yang menjadi narasumber dalam diskusi Tata Kelola Sampah Kota Palembang yang diselenggarakan Mapala Brimpals Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang, Selasa (3/12/2019). Diskusi anak bangsa bertemakan Tata Kelola Sampah Kota Palembang Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang diselenggarakan Mapala Brimpals FH UMP. Diskusi dimoderatori oleh Dewan Nasional Walhi Mualimin Pardi Dahlan SH. Selain menghadirkan Wawako Palembang Fitrianti 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

Kota Palembang Sehari Hasilkan 1.200 Ton Sampah, Pengelolaan Sampah Masih Amburadul

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Permasalahan sampah masih jadi momok menakutkan bagi kota Palembang.

Bahkan setiap harinya sampah yang dihasilkan dari warga kota pempek mencapai 1.200 ton perharinya.

Dengan jumlah tersebut Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) yang ada di Palembang tidak dapat maksimal dalam menanggulanginya.

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengaku permasalahan sampah jadi perhatian serius pihaknya. Meski kota Palembang menjadi langganan Piala Adipura, namun keberadaan sampah yang ada di Palembang masih sulit teratasi dengan baik.

"Bayangkan saja dalam sehari itu ada 1.200 ton sampah, kalau sebulan 36 ribu ton. Sampah ini masih jadi permasalahan serius kita," katanya usai diskusi Tata Kelola Sampah Kota Palembang Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang, Selasa (3/12/2019).

Kisah Seorang PNS Pilih Resign Setelah Mengabdi 14,5 Tahun, Alasannya Haru, Istri Kaget Minta Doa!

24 Jam Sebelum Terbang Penumpang Garuda Sudah Bisa Check In, Begini Caranya

Tak Kenal Istilah Bentor, Dishub Palembang Potong Empat Kendaraan Becak Motor

Ia mengatakan, permasalahan sampah di Palembang bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga semua pihak tidak bisa tutup mata.

Maka itu, Finda mengajak semua pihak bahu membahu mengatasi permasalahan sampah mulai dari tingkatan RT hingga camat harus gotong royong mengatasi masalah sampah di Palembang.

"Kita rutin bergantian di seluruh kelurahan lakukan gotong royong ini wujud nyata memberantas sampah. Tetapi sangat disayangkan banyak warga terkadang menutup mata," harapnya.

Halaman
12
Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved